Terima Perwakilan Pengusaha Hongkong, Wagub Tawarkan Hilirisasi Sarang Walet

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menerima perwakilan pengusaha negara Hongkong di Ruang Rapat Tepian 1 Lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim (arif/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Produksi sarang Burung Walet di Kaltim cukup tinggi. Bahkan 10 persen total ekspor Indonesia kontribusi Benua Etam.

Hal itu disebutkan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi berkesempatan menerima perwakilan pengusaha negara Hongkong di Ruang Rapat Tepian 1 Lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Selasa (29/10/2019).

Rombongan yang dipimpin Director General of Hongkong Economic and Trade Office Mr Kin Wai Lau bersama Deputy Director Commercial Relation Hongkong Economic and Trade Office Mr Recky Cheng dan Head of Investment Promotoin InvestHK Mr Hillwan Yogi Brahmanda, Assistent Manager of Investment Promotoin InvestHK Mr Andi Hermanto dan Commercial Relation Officer of Hongkong Economic and Trade Office Mr Rayson Hutapea.

Menurut Wagub, kegiatan usaha walet termasuk sumber daya alam (SDA) terbarukan seperti kelapa sawit (CPO) sebab bisa dibudidayakan.

Hadi menjelaskan Januari hingga September ini total produksi Kaltim sudah mencapai 201 ton. Telah  mengirim sekitar 60 ton lewat Samarinda dan 141 ton dari Balikpapan ke Surabaya Jawa Timur maupun Semarang Jawa Tengah. Sebab, ekspornya melalui daerah-daerah tersebut.

"Produksi walet kami cukup besar. Namun efeknya tidak terlalu besar bagi petani dan daerah. Sebab, pajak ekspor dinikmati daerah pengirim. Tapi bukan Kaltim," jelasnya.

Karenanya, kedatangan perwakilan pengusaha dari Hongkong ini dimanfaatkan Wagub untuk menawarkan investasi untuk hilirisasi produksi sarang walet Kaltim.

"Ini saya sampaikan kepada bapak-bapak. Semoga berminat berinvestasi hilirisasi produk walet kami," ungkap Hadi.

Sebelumnya, Wagub Hadi menyampaikan rasa terimaksih dan penghargaan pemerintah serta masyarakat Kaltim atas kunjungan jajaran setingkat pejabat kantor perdagangan dan ekonomi di Hongkong tersebut.

Dalam kesempatan itu, Hadi memaparkan berbagai potensi yang dimiliki Kaltim. Mulai sumber daya alam (SDA) tidak terbarukan berupa  minyak dan gas bumi serta batubara. Maupun SDA terbarukan seperti kelapa sawit (CPO) hingga usaha sarang walet.

Sementara Director General of Hongkong Economic and Trade Office Kin Wai Lau mengakui ini kunjungan awal pihaknya ke Kaltim dan tentu ada pertemuan berikutnya untuk kerjasama maupun investasi.

"Kaltim sebagai ibu kota negara. Kami sudah ada hubungan dan kerjasama dengan Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Kami ingin mengetahui seberapa besar potensi Kaltim," ujarnya.

Hadir Kepala Biro Infrastruktur dan SDA Setdaprov Kaltim Hj Lisa Hasliana dan Kepala Biro Humas HM Syafranuddin serta pimpinan perangkat daerah terkait di lingkup Pemprov Kaltim.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation