Terus Bangun Infrastruktur untuk Kaltim Lebih Maju

Terus Bangun Infrastruktur untuk Kaltim Lebih Maju

 

SAMARINDA–Kaltim merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kerap kali menggelar even nasional bahkan internasional. Keberadaan fasilitas penunjang yang memadai menjadi salah satu poin penting yang menjadi alasan terpilihnya Kaltim untuk gelaran even tersebut.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan keberadaan fasilitas penunjang mulai dari bandara bertaraf internasional, hotel, gedung pertemuan hingga venue olahraga merupakan keunggulan Kaltim dibanding daerah lain. Tentu juga dukungan suasana aman dan kondusif, yang selalu terjaga dan terpelihara dengan baik.

“Gelaran even nasional maupun internasional di Kaltim menimbulkan multiplier effect bagi masyarakat. Khususnya dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan, yang memang menjadi perhatian serius pemerintah, guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Awang Faroek beberapa hari lalu di Samarinda.

Menurut dia, Samarinda sebagai ibukota provinsi merupakan simpul jaringan penghubung antarkota di sekitarnya. Samarinda terus berbenah menuju kota MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions).

Saat ini, lanjut dia, Samarinda memiliki sejumlah fasilitas penunjang, diantaranya Komplek Stadion Utama Palaran Kaltim, Komplek Stadion Madya Sempaja, Convention Hall yang sudah hampir rampung, Bandara Samarinda Baru (BSB) yang tinggal menyelesaikan pembangunan sisi udara (landasan pacu), termasuk pembangunan Trans Studio yang memiliki mal dan hotel.

Sementara itu, Balikpapan yang menjadi pintu gerbang Kalimantan juga telah memiliki fasilitas penunjang yang sangat memadai, mulai dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan yang baru saja diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sejumlah hotel berbintang, Dome Sports and Convention Centre, Lapangan Tembak Internasional Manggar, hingga objek wisata alam dan pantai.

“Yang jelas kita akan terus membangun dan meningkatkan infrastruktur agar Kaltim semakin maju. Untuk kabupaten/kota lain hendaknya dapat mengembangkan daerahnya sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimiliki. Teruslah berinovasi dalam pembangunan yang tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Ditambahkan, daerah lain di Kaltim, seperti Kutai Timur dan Bontang telah dikembangkan menjadi kawasan industri oleochemical dan migas serta kondensat. Berau dengan industri pariwisata bahari yang menjadi unggulan. Kutai Kartanegara dan Kutai Barat, termasuk Mahakam Ulu memiliki beragam keunggulan, seperti objek wisata alam. Sedangkan Penajam Paser Utara dan Paser merupakan sentra produksi pertanian.

“Keunggulan komparatif ini jika diubah menjadi keunggulan kompetitif akan menjadi sumber pendapatan bagi daerah. Teruslah berinovasi dan berkreasi dalam pembangunan,” pungkasnya. (her/sul/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mendapat penjelasan tentang pembenahan Hotel Atlet Komplek Stadion Madya Samarinda untuk dikelola secara profesional. (dok/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation