Kalimantan Timur
Terus Diingatkan Tetap di Rumah dan Jaga Jarak, Positif Covid-19 69 kasus, Sembuh 11, Meninggal 1


SAMARINDA - Pemerintah Provindi Kaltim terus mengimbau masyarakat untul tetap di rumah dan menjaga jarak dengan orang lain untuk membantu mengurangi penularan virus Corona (Covid-19).

“Jika masyarakat memang terpaksa keluar rumah, maka harus etap mengikuti arahan pemerintah. Terkhusus melakukan Physical Distancing (PD) atau menjaga jarak, jauhi atau hindari kegiatan berkumpul. Bekerja dari rumah, ibadah di rumah dan belajar di rumah.

"Yang jelas, kita bersama-sama gotong royong melalukan pencegahan penularan Covid-19 ini," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kaltim yang juga Plt Kadis Kesehatan Provinsi Andi Muhammad Ishak ketika jumpa pers via Aplikasi Zoom Cloud terkait Penyebaran Covid-19 di Kaltim, Rabu (22/4).

 Dia juga tetap menegaskan pentingnya melakukan tiga hal itu, yaitu pertama harus senantiasa di rumah. Karena, virus tersebut sangat cepat cepat penularannya. Maka, paling aman selalu berada di rumah. Kedua jaga jarak. Terutama dalam berinteraksi. Karena tidak bisa diketahui siapa yang sudah terjangkit. Ketiga rajin mencuci tangan. Tangan dinilai lebih rentan dalam menyebabkan penularan. Karena tangan merupakan media perantara yang cepat dalam penularan. Makanya, hingga saat ini dianjurkan untuk berinteraksi melalui tangan. Biasakan cuci tangan dengan sabun. 

Selain itu, selalu menggunakan masker ketika keluar rumah. Artinya, siapa saja sekarang punya potensi akan terjangkit terhadap virus tersebut. Dengan masker, masyarakat sudah melaksanakan antisipasi penularan, terutama dari percikan air liur atau ketika bersin.

"Jadi, dari tiga hal pencegahan itulah yang diharapkan konsisten dilakukan masyarakat. Karena, hal ini yang selalu dianjurkan pemerintah," kata 

Mengenai informasi perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim disebutkan, hingga kemarin, yaitu terkonfirmasi positif 69 kasus, sembuh 11 kasus dan meninggal 1. (jay/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait