Kalimantan Timur
Tetap di Rumah, Keluar Pakai Masker, Kasus Meninggal Covid-19 di Kaltim 2 Orang

SAMARINDA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim melalui juru bicaranya Andi M Ishak terus mengimbau masyarakat bersama-sama melakukan pencegahan terjadinya penyebaran kasus Virus Corona (Covid-19), karena hingga kini kasus terkonfirmasi positif terus bertambah. Masyarakat juga diajak tetap mengikuti anjuran pemerintah, yaitu tetap tinggal di rumah saja, serta meaksanakan prilaku hidup sehat dan bersih. 

"Dengan begitu masyarakat turut membantu pemerintah mencegah penularan virus Corona," kata Andi ketika jumpa pers via Aplikasi Zoom Cloud terkait Penyebaran Covid-19 di Kaltim, Senin (4/5).

Dia juga meminta masyarakat tetap wajib menggunakan masker ketika keluar rumah, sebab siapa saja berpotensi akan terjangkit virus tersebut. Dengan masker, masyarakat sudah melaksanakan antisipasi penularan, terutama dari percikan air liur atau ketika bersin.

"Pemerintah terus berupaya meminta masyarakat tetap melakukan pembatasan keluar rumah. Jika memang keluar rumah. Tetap menjaga jarak dengan orang lain dan tak bersentuhan. Sehingga dapat membantu mengurangi penularan virus corona," jelasnya.

Apabila masyarakat memang keluar rumah, harus tetap mengikuti arahan pemerintah. Terkhusus melakukan Physical Distancing (PD) atau menjaga jarak, jauhi atau hindari kegiatan berkumpul. Yaitu, bekerja dari rumah, ibadah di rumah dan belajar di rumah.

Kemudian selalu mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir setiap selesai beraktifitas baik ke mana saja. "Kita harus tetap bersama-sama gotong royong melalukan pencegahan penularan ini dan tetap jaga kesehatan, laksanakan prilaku hidup bersih dan sehat," jelasnya.

Sementara itu diinformasikan, untuk perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim hingga Senin 4 Mei 2020, yaitu terkonfirmasi 167 kasus, sembuh 13 kasus dan meninggal dunia 2 orang. (jay /ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait