Tetap Nyalakan Sinyal Waspada

Ist

Kaltim harus tetap menyalakan sinyal waspada. Meski kondisi saat ini terlihat mulai membaik, masyarakat diminta tidak lengah sedikit pun. Pasalnya, penambahan kasus positif Covid-19 masih saja terjadi, meski jumlahnya tidak lebih banyak dari kasus pasien positif yang bisa disembuhkan. 

Di beberapa negara bahkan sedang berlangsung gelombang kedua Covid-19. Tentu, masyarakat Kaltim dan Indonesia tidak menghendaki hal itu terjadi. Sebab itulah, kewaspadaan ini menjadi satu hal yang sesungguhnya tidak bisa ditawar-tawar lagi. 

"Kita sedang berupaya keras mengatasi pandemi Covid-19 ini. Hasilnya Kaltim jauh lebih baik dibandingkan daerah lain. Tapi kita tidak boleh lengah. Jangan sampai ini saja belum tuntas, muncul gelombang kedua. Perlu kesadaran bersama untuk ini,"kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim H Nazrin, Rabu (17/6/2020).

Kewaspadaan sangat penting karena, pada Selasa (16/6/2020), terjadi penambahan kasus positif di Balikpapan dari orang tanpa gejala (OTG) yakni BPN 104 (laki-laki 20 tahun) yang dinyatakan positif Covid-19.

Pada kasus ini tidak diketahui riwayat kontak yang bersangkutan dan mengaku tidak pula melakukan perjalanan ke luar Balikpapan.

"Nah, kasus seperti ini, mengingatkan kita untuk selalu waspada dimana pun," tambah Nazrin yang saat ini juga dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim.

Penularan itu bisa saja terjadi di pasar-pasar tradisional, tempat-tempat ibadah atau dimana pun tempat orang berkerumun. Oleh karena itu, Nazrin tak  bosan mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mengenakan masker saat beraktivitas, menjaga jarak, hindari kerumunan dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Per Selasa kemarin terdapat penambahan kasus positif sebanyak 10 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 14 orang. Secara keseluruhan pasien sembuh mencapai 276 orang, masih dalam perawatan 112 pasien dan total pasien meninggal 4 orang. (sul)

Berita Terkait