Kalimantan Timur
Tetap Perhatikan Prokes Covid-19, Jamaah Shalat Ied Diimbau Sedekah Masker

HM Jauhar Efendi

SAMARINDA –  Umat Islam diminta tetap waspada menjaga kesehatan. Tak terkecuali ketika melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 hijriah. Demikian antara lain hasil rapat koordinasi persiapan Shalat Idul Fitri di Ruang Tenguyun Kantor Gubernur Kaltim, Senin (10/5).

Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Dr HM Jauhar Efendi. Hadir dalam rapat, Kepala Satpol PP Gede Yusa, Karo Kesra Setprov Kaltim H Andi Muhammad Ishak, Karo Humas Setprov Kaltim HM Syafranuddin, Pengurus Masjid Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center, Nurul Mukminin, Al  Ma'ruf maupun Masjid Raya Darussalam Samarinda, Pengurus MUI Kaltim KH Abdul Rasyid dan perwakilan Korem 091 ASN. 

"Sesuai hasil rapat koordinasi bersama menjelang Shalat Idul Fitri kita sepakat. Pemprov Kaltim memgingatkan agar Takmir masjid untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Termasuk jamaah diminta membawa masker lebih, sehingga bisa disedekahkan ke jamaah lainnya," sebut Jauhar.

Penggunaan masker ini, diharapkan dapat selalu disampaikan oleh Takmir Masjid di Kaltim pada saat salat tarawih yang saat ini masih dilaksanakan. Yaitu, agar jamaah ketika salat ied untuk membawa masker lebih.

Selain itu, Pemprov Kaltim meminta kepada jajaran BPBD maupun Dinas Sosial Kaltim maupun kabupaten/kota untuk membantu penyelenggaraan Shalat Idul Fitri. Terutama terkait penambahan masker. Khususnya ketika pelaksanaan Shalat Ied di empat masjid besar, yaitu  Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center, Nurul Mukminin, Al  Ma'ruf maupun Masjid Raya Darussalam Samarinda. 

Selain itu, jamaah juga diminta bisa membawa kantong kresek sendiri, untuk  menyimpan alas kaki atau sendal. (jay/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait