Kalimantan Timur
Tidak Boleh Over Happy, Tetap Protokol Kesehatan

Foto : Arief Murtadha/Adpim Prov. Kaltim

PASER - Update perkembangan Covid-19 Kaltim, Jumat per 15 Oktober 2021, suspek total 819.121 kasus (tambah 8.857 kasus), dan discarded/suspek negatif 652.706 kasus (tambah 7.784 kasus).

 

Berdasarkan rilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, hari ini tercatat terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 30 kasus, total 157.558 kasus, probable 30 kasus dan masih proses 8.827 kasus. 

 

Pasien sembuh dan selesai isolasi 81 kasus, total menjadi 151.670 kasus, meninggal 2 kasus, sehingga total 5.422 kasus dan dirawat berkurang 53 kasus, tersisa 466 kasus.

 

Menurunnya kasus penularan dan penyebaran virus corona ini, Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menyatakan bersyukur, namun tetap waspada dan tidak lalai protokol kesehatan.

 

"Maaf, saya over happy ya, saya bahagia dan bersyukur. Sebab corona sudah turun dan terus menurun kasusnya," kata Gubernur Isran Noor, Jumat (15/10/2021), saat di Kampung Warna Warni Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

 

Imbauan dan ajakan agar tetap patuh dan taat melaksanakan protokol kesehatan selalu disampaikan orang nomor satu Benua Etam ini selama kunjungan kerjanya ke wilayah Selatan, Kalimantan Timur. 

 

Sejak berada di Desa Bukit Merdeka, Samboja, Kutai Kartanegara, berlanjut di UPTD Balai Benih Udang Tanjung Tengah Kecamatan Penajam dan UPTD Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak Desa Apiapi, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara.

 

Hingga berlanjut di Long Kali, saat menyerahkan bantuan korban banjir, serta penyerahan Sertifikat Perhutanan Sosial di Long Ikis.

 

Dan hari ini, di kegiatan kunjungan Gunung Embun Desa Luan Kecamatan Muara Samu, lanjut UPTD KPHP Kendilo Desa Suweto dan kawasan Kelompok Tani Ternak Gawi Bersama Desa Saing Prupuk Kecamatan Batu Engau, hingga Kampung Warna Warni Desa Janju Kecamatan Tanah Grogot.

 

"Paser sudah kuning ya, tapi tetap jangan lengah, jangan anggap remeh Covid-19. Kami terus berupaya melakukan penanggulangan dan penanganan, tapi masyarakat bantu kami, patuhi anjuran pemerintah," harap suami Hj Norbaiti ini. (yans/sdn/sul/adpimprov kaltim)

Berita Terkait