Tiga Prioritas RPJMN untuk Kaltim

Gubernur Kaltim H Isran Noor

SAMARINDA - Pemerintah pusat dalam agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 telah memprioritaskan beberapa program pembangunan bagi Kalimantan Timur.

"RPJMN dibagi dalam tiga agenda," sebut Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor pada Musrenbang 2020 dan RKPD 2021 Tingkat Provinsi Kaltim di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (28/4/2020).

Tiga agenda RPJMN 2020-2024 itu lanjutnya, terdiri agenda pertama memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan. Salah satunya, mempercepat tranformasi ekonomi melalui hilirisasi pertanian, perkebunan dan pertambangan.

Program ini diwujudkan dengan pembangunan waduk multiguna di Lambakan dan Sepaku - Semoi Penajam Paser Utara, revitalisasi kilang minyak Balikpapan dan pembangunan kilang baru di Bontang. pembangunan pipa gas bumi Trans Kalimantan, pengembangan komoditas unggulan, industri pengolahan (hilirisasi) SDA. 

"Seperti perkebunan dan hasil tambang yang difokuskan pada kawasan industri," katanya.

Agenda kedua ujar Isran, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, di antaranya pembangunan kawasan perbatasan. 

"Di antaranya, pembangunan desa, kawasan perdesaan dan transmigrasi, daerah tertinggal dan kawasan perbatasan di Mahakam Ulu," jelasnya. 

Sedangkan agenda ketiga, ungkap Isran, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim. Khususnya melalui penguatan kesiapsiagaan, mitigasi dan adaptasi terhadap bencana kebakaran hutan dan banjir. 

Termasuk pelestarian kawasan hutan dan daerah konservasi untuk menjaga peran wilayah Kalimantan sebagai paru-paru dunia (Heart of Borneo). 

"Program ini kita kembangkan melalui pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3, rehabilitasi hutan dan lahan guna mempertahankan luas tutupan hutan dan mengonservasi sumber daya air. Terpenting, mengembangkan energi baru terbarukan," ungkap Isran. (yans/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait