Tim Region Berau Gelar FPIC/Padiatapa Tahap II

Foto:fathur/humasprovkaltim

TANJUNG REDEB - Pengambilan persetujuan dari desa untuk mendukung program penurunan emisi gas rumah kaca melalui pencegahan deforestasi dan degradasi hutan berbasis yurisdiksi (Forest Carbon Partnership Facility - Carbon Fund) pada desa atau kampung di Provinsi Kaltim digelar  di Hotel Palmy Exclusive Berau, Kamis (26/11/2020). 

 

Acara dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Ilyas Nasir, mewakili Pjs Bupati Berau.

 

Ilyas Nasir  menyampaikan kegiatan ini sangat penting dan berharap kegiatan ini dapat dimasukan ke dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).  

 

"Saya berasal dari kampung dan tidak dapat dipisahkan dari kampung. Saya berharap kampung bisa maju karena kalau bisa menurunkan emisi akan mendapatkan dana dan pastinya manfaat yang besar juga" jelasnya.

 

I Wayan Susi Dharmawan, Koordinator PMU FCPF Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan  sangat senang melihat antusiasme warga desa dan kampung untuk mendukung program FCPF-CF.

 

"Saya sangat optimis Kaltim 2020-2024 akan berhasil dengan dukungan bapak ibu semua dan Kaltim sebagai pionir implementasi serta menjadi model provinsi-provinsi lain di indonesia" tegasnya. 

 

Prof Suyitno Soedirman mewakili Prof Daddy Ruchiyat dari Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim menguraikan semua sukarela mendukung program FCPF Kaltim untuk menurunkan emisi karbon. 

 

Acara dilanjutkan penyerahan berita acara persetujuan kampung dalam mendukung program FCPF secara simbolis dari desa. 

 

Acara digelar dengan  protokol Covid-19, dihadiri 38 Kepala Kampung di Kabupaten Berau. (Cin/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait