Tim Verifikasi MKBH Kunjungi Kaltim
 Fathur Rahman : Kesehatan Ciptakan SDM Berkualitas
 
SAMARINDA – Tim evaluasi/verifikasi tanda penghargaan MKBH (Manggala Karya Bhakti Husada) Kementerian Kesehatan melakukan kunjungan ke Balikpapan dan Samarinda untuk mengetahui pelaksanaan program-program pembangunan kesehatan di Kaltim.  
Asisten Bidang Pemerintahan Pemprov Kaltim Aji Sayid Fathur Rahman di hadapan tim verifikasi Kemenkes yang dipimpin Direktur Bina Obat Publik Kementerian Kesehatan, Bayu Teja mengemukakan pembangunan sektor kesehatan pada masa kepemimpinan Gubernur Awang Faroek menjadi prioritas. 
“Penyiapan pelayanan kesehatan yang baik diyakini mampu meningkatkan taraf hidup dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kaltim. Kebijakan ini didukung dengan anggaran yang cukup besar mencapai 13 persen dari anggaran APBD provinsi,” kata Fathur Rahman.
Kebijakan ini memberi imbas positif terhadap peningkatan taraf hidup kesehatan masyarakat sejak 2009 hingga 2012. Hal ini diperkuat dengan dukungan sarana dan prasarana kesehatan hingga ke daerah pedalaman dan terpencil serta perbatasan.
Sementara Ketua Dewan Kesehatan Kaltim H Sutarnyoto menyebutkan komitmen Pemprov terhadap pembangunan  kesehatan sangat tinggi. Kondisi ini terlihat dengan semakin meningkatnya anggaran pembangunan kesehatan.
“Saat ini Pemprov telah meluncurkan alokasi anggaran untuk Jamkesprov (Jaminan Kesehatan Provinsi). Pengalokasian ini untuk memberikan jaminan pembiayaan bagi masyarakat tidak mampu, yang tidak termasuk dalam program Jamkesmas maupun  Jamkesda,” jelas Sutarnyoto.
Termasuk dibangunkannya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) 24 Jam yang diperuntukkan bagi desa atau kecamatan di daerah pedalaman, terpencil dan perbatasan yang jauh dari akses pelayanan rumah sakit.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Hj Rini Retno Sukesih mengatakan guna mencukupi ketersediaan tenaga kesehatan maka Pemprov memberikan beasiswa Kaltim Cemerlang bagi mahasiswa akademi kesehatan.
“Untuk memenuhi kecukupan tenaga kesehatan baik dokter, bidan maupun perawat maka Pemprov memberikan beasiswa bagi mahasiswa untuk menjalani pendidikan sesuai bidangnya minimal Diploma III dan selanjutnya ditempat di daerah untuk menempati Puskesmas maupun Pusban di pedesaan,” ungkap Rini Sukesih. (yans/hmsprov)   
 
//Foto: PROGRAM PRIORITAS. Asisten Bidang Pemerintahan Pemprov Kaltim Aji Sayid Fathur Rahman bersama Tim Verifikasi Kemenkes, Dewan Kesehatan Kaltim dan Kanwil Kesehatan Kaltim. (masdiansyah/humasprov kaltim).
Berita Terkait
Government Public Relation