Tingkat Penularan Covid-19 Masih Tinggi

Dok.humaskaltim

SAMARINDA - Kasus pandemi  Coronavirus Disease (Covid-19),  masih terjadi dan  belum mereda. Bahkan, kasus orang yang terjangkit dan dinyatakan positif semakin bertambah,  baik di tingkat nasional maupun di Kaltim.

 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, mengatakan tingkat penularan Covid-19 di wilayah Kaltim masih terus terjadi dan angkanya juga belum menunjukkan penurunan.

 

Untuk perkembangan pandemi Covid-19 hari ini, lanjut Andi Muhammad Ishak, ada penambahan 200 kasus yang berasal dari  Kubar 8, Kukar 30, Kutim 23, Balikpapan 36 dan Samarinda 84, sehingga  total yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 9.763 kasus.

 

Tingginya yang terkonfirmasi positif juga diikuti kasus yang sembuh   yaitu  151 kasus yang berasal Kukar 59 Kutim 19 mahulu 3 phase 3 Balikpapan 39 Bontang 4 Samarinda 24. Sehingga jumlah kasus yang sembuh sebanyak 6.690. Sementara kasus yang meninggal dunia ada penambahan 3 kasus yang berasal dari  Kukar 1 dan Samarinda 2, sehingga kasus yang meninggal  dunia sebanyak  379 kasus.

 

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim sejak merebaknya pandemi sampai sekarang tak henti-hentinya mengimbau  agar seluruh rakyat Kaltim dapat melakukan pencegahan secara maksimal dalam penularan dengan jalan taat dan patuh melaksanakan protokol kesehatan dengan baik.

 

" Masyarakat diharapkan jangan merasa kuat dan sehat sehingga mengabaikan begitu saja apa yang telah anjurkan pemerintah atau protokol kesehatan yaitu memakai.masker yang benar bukan dipakai di dagu, menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan orang," papar Andi Muhammad Ishak kepada Tim Berita Biro Humasprov Kaltim, Selasa (6/10).

 

Andi menambahkan, jika masyarakat merasa kuat dan mengabaikan anjuran pemerintah tentu dampaknya besar bahkan bisa menyebabkan penularanq bertambah parah hingga angka kematian atau meninggal pun akan tinggi setiap harinya.

 

Yang perlu dilakukan saat ini lanjut Andi adalah bagaimana bersama-sama ikuti anjuran pemerintah dan ikuti protokol kesehatan. Mulai jauhi berkumpul banyak orang hingga larut malam. Gunakan masker keluar rumah. Rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer. 

 

Jika masyarakat mengabaikan itu semua, maka secara tidak langsung berupaya menularkan virus tersebut kepada sesama. Hal ini, tentu tidak diinginkan. 


"Angka perkembangan konfirmasi Covid kita di Kaltim sudah sangat mengkhawatirkan setiap hari diatas 100 lebih setiap hari,  Makanya, saat ini mari bersama mencegah penularan dan terus berupaya menjaga kesehatan kita maupun keluarga. Sehingga tak tertular, dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik," pinta Andi Muhammad Ishak.(mar/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait