Tingkatkan Pelayanan, Pemprov Bangun 5 RSP

Gubernur Awang Faroek Ishaksaat meninjau Rumah Sakit Pratama Sangkulirang. (DOK/HUMASPROV)

 

SAMARINDA - Dalam upaya meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,  baik di pedalaman dan daerah perbatasan, Pemprov  Kaltim telah berhasil membangun dan mengoperasikan 5  (lima) Rumah Sakit Pratama (RSP). 

 

Plt Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana mengatakan,  salah satu visi Kaltim adalah meningkatkan derajat dan mutu kesehatan masyarakat yang merata dan berkeadilan, guna mewujudkan  visi tersebut adalah peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan  kepada  masyarakat, maka dari itu dibangun 5 RSP di sejumlah daerah. 

 

"RSP Sangkulirang di Kutim, RSP Talisayan di Berau, RSP Linggang Bigung di Kubar dan RSP Batu Engau di Paser serta RSP Long Bagun di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu)," kata Meiliana pada acara Sumpah Dokter Angkatan XXXVII Fakultas Kedokteran Unmul Samarinda, Kamis (18/1). 

 

Selain  berhasil membangun Rumah Sakit Pratama, lanjut Meiliana, pemprov juga telah membangun pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas)  di seluruh kecamatan di wilayah Kaltim. Saat ini jumlah puskesmas sebanyak 180 unit yang tersebar di 103 kecamatan. Dari jumlah tersebut sebanyak 110 Puskesmas sudah 24 jam serta sebanyak 48 (26,7 persen) puskesmas sudah terakreditasi. 

 

"Selain itu, dalam rangka meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar juga telah tersedia sebanyak 46 puskesmas untuk daerah terpencil dan daerah sangat terpencil sebanyak 20 puskesmas," ujarnya. Selain  memiliki Rumah Sakit Pratama dan Puskesmas 24 jam, Pemprov Kaltim terdapat sebanyak 48 rumah sakit, 19  rumah sakit diantaranya dimiliki pemerintah 17 rumah sakit sudah terakrditasi, dan 6 rumah sakit diantaranya sudah terakreditasi Paripurna yaitu RSUD AWS Samarinda, RSUD Kanudjoso Djatiwibowo,  RSUD AM Parikesit, RS Adma Husada Mahakam, RS Restu Ibu dan RS Pertamina. (mar/sul/humasprov) 

Berita Terkait
Government Public Relation