Tol Jalan Terus, Maloy Siap Diresmikan Jokowi

Isran Noor

SAMARINDA - Pemprov Kaltim menyerahkan kelanjutan pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) sepanjang 99,02 kilometer kepada pemerintah pusat.  Pekerjaan fisik jalan tol tidak akan lagi mendapat dukungan  APBD Kaltim. Demikian ditegaskan Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (2/1/2018).

"Jadi, Pemprov Kaltim sekarang sudah tidak repot lagi soal jalan tol. Kita serahkan semua ke pusat untuk menyelesaikan pembangunan fisiknya. Kita masih akan bantu untuk pembebasan lahan," kata Isran usai menghadiri sunatan massal Ika Unmul Kaltim di Kampus Unmul Gunung Kelua Samarinda.

Hingga saat ini disebutkan Isran, secara keseluruhan pembangunan jalan tol sudah mencapai 75 persen.  Jika masih terdapat permasalahan lahan, Pemprov Kaltim siap membantu. "Kita harapkan tahun ini bisa selesai. Yang jelas kita serahkan semua ke pusat untuk menyelesaikan pembangunan fisiknya," tegasnya.  

Selain itu, untuk pembangunan proyek-proyek multi years contract (MYC) seluruhnya akan diselesaikan pada 2019. Anggarannya pun sudah ada. Misal, pembangunan Jembatan Mahakam IV.  

Sedangkan mengenai Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) di Kutai Timur tetap menjadi perhatian Pemprov Kaltim. Bahkan, hingga saat ini banyak investor dan pengusaha siap membangun industri di lokasi tersebut, terutama industri kelapa sawit. "Yang jelas mengenai pembangunan MYC tidak ada masalah. Jembatan Mahakam IV insyaallah diresmikan April 2019. Begitu juga KEK Maloy. Rencana diresmikan Presiden Joko Widodo April tahun ini. Potensi KEK Maloy untuk pertumbuhan ekonomi rakyat sangat besar," jelasnya. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait