Tolok Ukur Kemampuan Kaltim Untuk PON XIX Jawa Barat 2016

Wagub Buka Poprov V Samarinda 2014

 

SAMARINDA–Perhelatan akbar even olahraga empat tahunan tingkat Kaltim, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim telah dimulai. Porprov V 2014 di Samarinda secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP,  ditandai dengan penekanan sirine dan diiringi kembang api di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (5/11) malam.

“Melalui event ini kita akan membuktikan kemampuan masing-masing atlet dalam meraih prestasi yang setinggi-tingginya. Sudah barang tentu, di ajang Porprov ini jangan sampai disia-siakan. Inilah event olahraga terbesar di tingkat provinsi yang juga dapat kita jadikan sebagai tolok ukur kemampuan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat pada 2016,” kata Mukmin.

Mukmin mengungkapkan jika pada PON XVII 2008 di Kaltim, kontingen Kaltim mampu meraih tiga besar di bawah Jawa Timur dan DKI Jakarta, dan pada PON XVIII Riau 2012 masih mampu bertahan pada lima Besar, maka pada PON XIX Jawa Barat 2016 prestasi Kaltim harus lebih baik lagi atau naik peringkat.

“Hal ini bukan mustahil bisa terwujud jika dari sekarang kita mempersiapkannya dengan baik yang didahului dengan berbagai latihan, uji tanding dan memiliki strategi yang matang untuk meraih prestasi tertinggi. Termasuk melalui ajang Porprov ini yang mempertemukan atlit-atlit terbaik dari kabupaten/kota se-Kaltim. Untuk itu, bertandinglah dengan semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ungkapnya.

Menurut dia, saat ini di Samarinda telah berdiri Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI), yang dapat dimanfaatkan bagi seluruh masyarakat Kaltim khususnya yang memiliki bakat dan potensi di berbagai cabang olahraga (cabor). Hal ini juga tidak lepas dari upaya mencari dan mendapatkan bibit-bibit baru olahragawan yang berpotensi untuk meraih prestasi terbaik, baik di tingkat nasional bahkan internasional.

Untuk itu, bagi pemerintah daerah di kabupaten/kota hendaknya dapat melakukan pemetaan potensi olahraga, melakukan pembibitan dan pembinaan olahraga, khususnya pada cabor unggulan daerah masing-masing.

Karena, meskipun selama ini sudah cukup banyak atlet asal Kaltim yang berjaya di pentas nasional dan internasional, namun dengan terpetakannya potensi olahraga di daerah kabupaten/kota, maka pembibitan dan pembinaan atlet baru untuk menjadi atlet yang andal dan berkualitas akan lebih mudah dilakukan. Selanjutnya, mereka akan mampu merebut prestasi tertinggi, sekaligus mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional bahkan internasional.

“Dengan momentum Porprov Kaltim V ini, kepada pemerintah daerah, KONI, dunia usaha dan semua pihak hendaknya dapat meningkatkan kepedulian terhadap pembinaan olahraga. Mari kita bersama-sama membangun olahraga Kaltim menuju prestasi dunia,” harap Mukmin.

Sebelumnya, Ketua Umum KONI Kaltim Zuhdi Yahya, melaporkan, Porprov V Samarinda 2014 ini akan berlangsung pada 5-18 November dan diikuti sekitar 5.394 atlit dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim, yang akan turun pada 43 cabang olahraga (cabor) dan memperebutkan 5.179 keping medali.

“Atlit-atlit terbaik yang dihasilkan pada Porprov ini akan kita ikutkan pada ajang seleksi atau Pra PON XIX. Sebelumnya, untuk meraih prestasi maksimal pada PON XIX Jawa Barat 2016, kita juga sudah menjalankan pemusatan latihan mandiri yang telah dicanangkan oleh Gubernur Awang Faroek Ishak pada 9 Februari 2014 yang diikuti 507 personil, terdiri dari 318 atlit, 112 pelatih dan enam official teknis,” ucapnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim, Walikota Samarinda H Syaharie Jaang yang juga selaku Ketua Panitia Besar Porprov V 2014, sejumlah bupati/walikota dan Ketua KONI kabupaten/kota se Kaltim. (her/sul/hmsprov)

//Foto: Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP pada pembukaan Porprov Kaltim di Stadion Segiri. (johan/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation