TPKPSKKM Gali Informasi ke Labuan Bajo

Foto : Hadri

LABUAN BAJO –  Tim Pelaksana Percepatan Kerjasama Pengembangan Strategis Kepariwisataan Kepulauan Maratua (TPKPSKKM) dipimpin ketuanya Dr Hj Meiliana, Kamis (27/02) berkunjung sekaligus bersilaturrahmi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) di Labuan Bajo dalam rangka menggali informasi sebanyak mungkin di bidang kepariwisataan.

.

“Kami datang kemari untuk belajar dengan Labuan Bajo yang sudah cukup maju dunia kepariwisataannya,” ujar Meiliana sembari disambut hangat Ir Martin Ban ST yang juga Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Manggarai Barat yang menerima kedatangan rombongan TPKPSKKM di Ruang Rapat Setdakab Manggarai Barat.

.

Tim berjumlah 24 orang. Diantaranya Kepala Biro Humas Setdapropv Kaltim Drs HM Syafranuddin dan Karo Infrastruktur Hj Lisa Hasliana dan sejumlah peserta dari Perangkat Daerah anggota Tim.

.

Meiliana memaparkan rencana pembangunan kepariwisataan di Pulau Maratua Berau yang juga mendapat dukungan Pemerintah Negara Seycheles Afrika Utara.

.

“Saat ini kami melakukan percepatan pengembangan kepariwisataan Pulau Maratua. Kondisinya kurang lebih sama dengan Labuan Bajo, karena itu kami ke sini,” kata Meiliana.

.

Untuk itu lanjut mantan Pj Sekprov Kaltim ini, TPKPSKKM perlu menanyakan hal-hal penting terkait pengelolaan kepariwisataan seperti perizinan, tata ruang, lingkungan hidup,  pemberdayaan masyarakat dan lain-lain. 

.

Jika semuanya sudah siap, kedepannya Pulau Maratua menjadi salah satu destinasi andalan secara Nasional dan Internasional, apalagi di sana sudah dibangun bandar udara yang sudah bisa melayani kedatangan wisatawan.

.

Sementara itu Martin Ban menyambut baik jika dapat bekerjasama dengan Kaltim. "Kami siap bantu Kaltim, khususnya untuk pengembangan kepariwisataan di Pulau Maratua. Kebetulan saat ini kami juga terus meningkatkan pembangunan wisata di Labuan Bajo. Satu diantaranya wisata di Taman Nasional Komodo, tempat hunian binatang purba Komodo yang juga merupakan satu dari tujuh keajaiban dunia,” ungkapnya.

.

Dijelaskan pula, Labuan Bajo pada 2023 ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Tuan Rumah Pertemuan Pejabat Tinggi Dunia G-30. Untuk itu daerahnya mulai berbenah dengan membangun sejumlah hotel, pembangunan dan perbaikan infrastruktur di tempat tujuan wisata, disamping menyiapkan sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata di Politeknik dan SMK Kepariwisataan,

.

“Bandara Komodo nanti akan ditingkatkan statusnya menjadi bandara internasional, jalan raya akan diperlebar, kuliner dan cindermata disediakan, serta sistem persampahan akan dibenahi untuk kenyamanan dan keindahan,” beber Martin.

.

Pantauan TPKPSKKM selama kunjungan di Lanbuian Bajo memang terbukti kepariwisataan di daerah ini mulai merangkak maju. Seperti terlihat dari tertatanya tempat-tempat kuliner di Kampung Ujung, datangnya sejumlah wisatawan domestik dan wisatawan asing.

.

Pada kunjungannya, TPKPSKKM telah meninjau Goa Batu Cermin, Bukit Sylvia, Desa Melo, Desa Ngorang Kampung Tenun dan direncanakan pada Jumat (28/2/2020) akan mengunjungi Taman Nasional Komodo dengan menumpang kapal pinisi. (ri/her/yans/humasprovkaltim).

Berita Terkait