Tuntaskan Program Kerja Hingga 2018

SKPD Harus Siap Berlari Kencang

 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak meminta agar seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kaltim berlari kencang menyukseskan program kerja hingga 2018. Artinya, apa yang menjadi program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur dapat direalisasikan dengan cepat dan tepat.

Menurut Gubernur,  jangan ada target kerja pemerintah yang tidak terselesaikan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2013-2018. Mulai dari program pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, bandara, kesehatan hingga pendidikan serta ketahanan pangan.

“Saya berharap kinerja pemerintah daerah terencana dengan baik. Setiap SKPD harus mampu mewujudkan target-target yang telah direncanakan. Karena itu, kita semua harus bekerja keras. Jadi, apabila saya berlari kencang, maka kepala SKPD harus berlari lebih cepat dari saya, sehingga apa yang menjadi target dapat terwujud. Jika, memang belum bisa, maka SKPD tersebut akan terus kita pacu agar lebih baik. Caranya, dengan fokus melaksanakan program yang telah direncanakan dan mampu menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” kata Awang Faroek Ishak baru-baru ini ketika menyapa rakyat Kaltim melalui program Gubernur Menyapa yang disiarkan langsung RRI Samarinda di Kantor Gubernur Kaltim.

Untuk meningkatkan kinerja di semua bidang, maka seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim dapat menyesuaikannya dengan nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

Ada tiga hal yang menurut Gubernur Awang Faroek harus dilakukan agar daerah bersinergi dengan program pemerintah pusat, yakni pertama memberikan rasa aman untuk keberhasilan suatu Negara, kedua mendukung pemerintah menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa, serta ketiga membangun kinerja dari hati dan pikiran.

“Tekad kita adalah bagaimana daerah ini mampu mendukung Negara menciptakan penegakan hukum yang bebas dari korupsi, bermartabat dan terpercaya. Karena itu, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim harus bekerja sesuai aturan dan perundang-undangan,”  tegas Gubernur.

Dengan tekad yang kuat, diharapkan seluruh SKPD dapat menciptakan kualitas hidup masyarakat yang semakin baik dan daya saing kerja yang profesional. Sebab, semua itu, bagian dari revolusi mental yang diharapkan Presiden Jokowi.

“Alhamdulillah, apa yang telah dilakukan Pemprov Kaltim sesuai dengan program nawacita Presiden Jokowi. Terbukti, apa yang telah dilakukan Pemprov Kaltim untuk penyelamatan lingkungan melalui moratorium tambang, ternyata sama dengan program yang dilakukan Pemerintahan Jokowi, yakni dengan melakukan gerakan nasional penyelamatan sumber daya alam,” tutup Gubernur. (jay/sul/es/hmsprov)            

Berita Terkait