Turunkan Prevalensi Narkoba di Kaltim, BNNP Perlu Dukungan Semua Pihak

 

SAMARINDA - Menurunkan prevalensi Narkoba di Kaltim dari rata-rata nasional tentu tidak mudah dilakukan, tanpa dukungan semua pihak. Seiring dengan pergantian pemimpin di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim dari Brigjen Pol Edison Hatorangan Pandjaitan digantikan Sofyan Syarif, prestasi lembaga ini harus lebih meningkat untuk terus bekerja memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di daerah ini.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan komitmen Pemprov Kaltim tetap sama dengan BNNP untuk terus dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, untuk menurunkan prevalensi Narkoba  di daerah ini.

“Komitmen kita sama. Meski BNNP Kaltim telah berganti pimpinan baru, diharapkan komitmen memerangi penyalahgunaan Narkoba terus digalakkan. Karena, Kaltim bertekad untuk Zero Narkoba,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak usai menerima Kepala BNNP Kaltim Sofyan Syarif di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (10/10).

Mendukung tugas dari BNNP, Pemprov Kaltim mengajak seluruh pihak membantu BNNP memerangi penyalahgunaan dan predaran gelap Narkoba. Mulai dari sekolah, perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan wajib mendukung gerakan BNNP.

Pemprov Kaltim juga sebelumnya telah melaunching gerakan masyarakat anti Narkoba. Artinya, melalui gerakan yang telah dilakukan Pemprov maupun BNNP meminta rakyat Kaltim tidak takut untuk memerangi penyalahgunaan Narkoba.

“Jadi, semua pihak wajib mendukung untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Mulai pemerintah, swasta hingga organisasi masyarakat. Yang jelas, peran BNNP selama ini sudah baik di Kaltim,” jelasnya

Selain itu, Awang minta kepada masyarakat untuk tidak takut memerangi Narkoba. Apabila ada yang mencurigakan, silahkan lapor kepada pihak berwenang, baik TNI dan Polri. Dengan dukungan TNI dan Polri hingga masyarakat, pemberantasan Narkoba di daearah ini diyakini terwujud.(jay/sul/es/humasprov).

Berita Terkait
Buddhist Center Samarinda Diresmikan
Buddhist Center Samarinda Diresmikan

08 Maret 2016 Jam 00:00:00
Sosial

Mensos akan ke Bulungan
Mensos akan ke Bulungan

07 Februari 2013 Jam 00:00:00
Sosial

BERITA FOTO :
BERITA FOTO :

30 Desember 2014 Jam 00:00:00
Sosial

Government Public Relation