UMKM dan Koperasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Ciptakan Lapangan Kerja

SAMARINDA- Gubernur Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi di Kaltim harus terus dikembangkan. Hal ini mengingat sektor tersebut mampu menciptakan lapangan kerja sehingga dapat menggerakkan perekonomian rakyat. 

"Kita tahu sektor UMKM dan koperasi tidak mengenal krisis, selalu survive terhadap permasalahan ekonomi secara global, dan yang terpenting sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja dalam upaya memberdayakan ekonomi kerakyatan," kata Awang, belum lama ini. 

Pemprov Kaltim melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim memberikan dukungan penuh untuk pengembangan koperasi dan UMKM dalam upaya mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tahun ini, Pemprov melalui Bankaltim mengucurkan dana senilai Rp2,3 triliun yang diperuntukkan bagi pemberdayaan ekonomi rakyat.

"Kepada masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya manfaatkan kesempatan ini semaksimal  mungkin," ucapnya. 

BPD telah meluncurkan Kredit Sawit Sejahtera, Kredit Ternak Sejahtera, Kredit Perikanan Sejahtera dan Kredit Pangan Sejahtera. Seluruh program tersebut diperuntukkan untuk masyarakat Kaltim yang ingin berusaha sesuai bidangnya.

Selain itu, lanjut dia, pemberdayaan ekonomi kerakyatan memiliki peran strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Ia mencontohkan wisata belanja dan kuliner setiap Minggu di Stadion Madya Sempaja yang diikuti sekitar 400 UMKM di Samarinda, yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Kita ini sedang melakukan pergeseran struktur perekenomian Kaltim, dari berbasis sumber daya tak terbarukan (migas dan batu bara) menuju berbasis sumber daya terbarukan (pertanian dalam arti luas, industri dan pariwisata), termasuk sektor UMKM dan koperasi, yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja dan mengentaskan kemiskinan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," harapnya. 

Ditambahkannya, program 1.000 wirausahawan pada 2013 merupakan langkah penting yang diambil oleh Pemprov dalam rangka mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang tidak tergantung pada sektor migas dan batu bara.

Diharapkan juga, pengembangan wirausaha akan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (her/hmsprov).

Berita Terkait