Kalimantan Timur
UPTD BBIH Lakukan Okulasi Ribuan Bibit Buah

Foto : Ist

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim melalui dana APBD tahun  anggaran 2020 melakukan kegiatan penyiapan benih tanaman hortikultura  terdiri Durian Otong sebanyak 16.000 batang dan Matahari 7.000 batang,  Lai  Mahakam dan Lai Kayan serta Rambutan Binjai dan Rapiah  masing-masing 2.000 batang sedangkan Duku 3.000 batang

 

Diakui Pelaksana Tugas  (Plt) Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holrikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim Dadang Sudarya bahwa kegiatan penyiapan benih dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)  Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH) Km 40  Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara.

 

"Kami terus mengembangkan budidaya  berbagai jenis  buah dengan cara  okulasi,” kata Dadang Sudarya, Kamis (9/4/2020).

 

Menurut Dadang kegiatan penyiapan benih hortikultura dengan pengembangan  budidaya berbagai jenis tanaman buah bersumber dari APBD dan  APBN tahun anggaran 2020.

 

Seperti tahun ini, kata Dadang Sudarya, UPTD BBIH kembali melakukan pengembangan budidaya penyediaan  beberapa jenis  buah dengan cara okulasi, seperti  jenis buah durian, lai, kelengkeng, jeruk, rambutan dan bibit duku, termasuk penyedian sarana media  dan pupuk.  

 

Selain itu, penyiapan benih melalui dana APBN TA 2020 sebanyak 162 ribu batang terdiri varietas  Durian Otong, Matahari, Malika, Musang King  sebanyak 15 ribu batang, Kelengkeng  Kateki 30 ribu batang, Jeruk Borneo Prima, Borneo Lime, Siam Pontianak, Montaji 117 ribu batang. 

 

“Okulasi  merupakan upaya  kita untuk memperbanyak  dan  perbaikan kualitas tanaman secara vegetatif buatan. Sama seperti jenis perbanyakan vegetatif buatan lainnya, okulasi dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh bibit tanaman yang berkualitas baik,” tandasnya.

 

Hasil okulasi  berbagai jenis varietas buah akan disimpan  pada tempat khusus di UPTD BBIH dan diperkirakan pada Oktober mendatang sudah bisa didistribusikan ke kabupaten dan kota.

 

“Kita targetkan Oktober mendatang, hasil okulasi ini sudah bisa kita distribusikan ke daerah kabupaten/kota,“ kata Dadang Sudarya. (mar/her/yans/humasprov)

Berita Terkait