Visi Misi Kaltim Bangkit 2013 Harus Dituntaskan

Gubernur Irup Apel Hari Pertama Masuk Kerja

SAMARINDA - Jajaran staf dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Setprov  Kaltim mengikuti apel  pagi  yang dilaksanakan pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran di halaman kantor gubernur Kaltim, Senin (12/8).    
Gubernur Kaltim Dr H Awang  Faroek Ishak yang bertindak sebagai inspektur upacara memberi arahan agar pengabdian membangun Kaltim untuk semua merupakan sebuah tekad untuk  mensejahterakan rakyat yang berkeadilan.    
"Visi dan misi  Kaltim bangkit 2013 belum selesai, siapapun gubernurnya, program-program pro rakyat  harus tetap dilanjutkan," kata Awang  Faroek.     
Dijelaskan, visi Kaltim bangkit bukan tujuan akhir, tetapi harus berkesinambungan karena merupakan bagian dari rencana jangka panjang pembangunan daerah. Karena itu, dukungan masyarakat dan semua pihak sangat diharapkan agar tujuan utama untuk peningkatan kesejahteraan rakyat akan tercapai.
Gubernur menyebutkan ada sembilan masalah mendasar yang harus menjadi perhatian   diantaranya kemandirian pangan,  kemiskinan, kependudukan, ketenagakerjaan dan reformasi birokrasi.
"Kemandirian pangan harus terwujud di Kaltim,  karena potensi lahan yang masih  sangat terbuka untuk dikembangkan. Sedangkan soal kemiskinan, saya minta seluruh SKPD lebih fokus untuk menyiapkan program untuk pengentasan kemiskinan," tegasnya.
Soal kependudukan, Gubernur Awang Faroek juga mengingatkan agar tidak dipandang remeh. Penduduk Kaltim saat ini diperkirakan sudah mencapai 4,2 juta jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduk masih sangat tinggi mencapai 3,8 persen.
 Tingginya pertumbuhan penduduk tersebut memang lebih didominasi faktor migrasi penduduk dari luar daerah dan bukan karena faktor kelahiran. Tetapi permasalahan ini juga bukan tidak mungkin akan melahirkan pengangguran baru yang pada gilirannya menyebabkan kemiskinan.
Masalah krusial lain yang juga harus dituntaskan adalah melanjutkan program-program reformasi birokrasi dengan mengutamakan peningkatan pelayanan publik. Pembangunan infrastruktur juga harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Usai apel  gubernur  bersama para pejabat teras Pemprov Kaltim berhalal bil halal dengan pegawai di lingkungan Setprov Kaltim, sebelum kemudian melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Bappeda, RSUD AW Syaharanie Samarinda, BPPMD, Dispenda dan Dinas PU Kaltim. (sar/hmsprov).

///Foto : Gubernur Kaltim Dr H Awang  Faroek Ishak bersama sejumlah pimpinan SKPD dan PNS di lingkungan Setprov Kaltim saling bersalaman dan memaafkan dalam rangkaian Hari Raya Idul Fitri 1434 H, usai apel pagi. (fajar/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation