Wagub : Selalu Berikan Layanan Hukum Terbaik

Hari Dharma Karyadhika ke-69 di Kaltim

SAMARINDA - Melalui momentum peringatan Hari Dharma Karyadhika ke-69 diharapkan aparatur Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Kaltim dapat meningkatkan layanan terbaik kepada masyarakat. Instansi ini sangat diharapkan menjadi tumpuan masyarakat untuk mendapatkan keadilan.

Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengatakan, pelayanan terbaik kepada masyarakat harus terus ditingkatkan, sesuai dengan perkembangan tuntutan masyarakat.

”Di era reformasi ini, tantangan bagi aparat pelayanan masalah hukum dan HAM sangat luar biasa. Saat ini pola pikir masyarakat kita semakin berkembang dan heterogen yang secara langsung membawa perubahan pada pranata sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, sikap kritis masyarakat terhadap perilaku birokrat dalam memproses dan mengelola kebijakan harus menjadi perhatian kita semua,” kata Mukmin Faisyal saat menghadiri upacara peringatan Hari Dharma Karyadhika ke-69 di halaman  Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kaltim di Jalan MT Haryono Samarinda, Kamis (30/10).

Menurut dia, kasus-kasus yang berkaitan dengan hukum semakin banyak. Salah satu pemicunya adalah kekebasan yang jauh lebih longgar dibandingkan masa lalu. Karena itu, diperlukan kesungguhan dan komitmen yang kuat di jajaran hukum dan HAM untuk dapat memberikan layanan, sekaligus mewujudkan ketertiban dan keadilan hukum dan HAM.

“Hukum akan menjadi berwibawa dan HAM akan dapat ditegakkan, sepanjang unsur hukum yang berupa Peraturan dan Perundang-undangan dalam penegakannya dapat dilaksanakan secara konsekuen sesuai dengan ketentuan,” jelasnya. 

Selain itu, keberhasilan di bidang hukum dan HAM juga tidak terlepas dari dukungan aparat pelaksana yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan dengan seadil-adilnya disertai kesadaran, kesatuan dan ketaatan masyarakat yang tinggi terhadap hukum dan HAM.

Masyarakat Kaltim patut bersyukur hingga saat ini dalam keadaan yang aman dan damai. Keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat semakin kondusif. Meskipun demikian, bukan berarti persoalan hukum dan HAM tidak ada, padahal kecenderunganya justru terus bertambah dan semakin kompleks jika tidak dapat diatasi dengan baik.

Beberapa persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam rangka penegakan hukum dan HAM di daerah ini misalnya, pencurian kayu, pencurian ikan di laut, penyelundupan BBM dan barang dari luar negeri, penambangan liar, perselisihan perburuhan, perdagangan manusia, tindak kekerasan dalam rumah tangga, peredaran narkotika dan obat terlarang, masalah agama dan kepercayaan.

"Semua itu menuntut kesungguhan kita untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kaltim Djoko Setiyono bertekad meningkatkan pelayanan tentang ketertiban dan keadilan hukum dan HAM kepada masyarakat. Karena itu, aparatur Kanwil Hukum dan HAM akan terus bekerja keras.

”Sesuai amanah Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla seluruh aparatur kementerian harus kerja keras untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kami akan mereformasi diri untuk mewujudkan semua itu,” jelasnya. (jay/sul/hmsprov)

Foto : Wagub Mukmin Faisyal menjadi inspektur upacara Hari Dharma Karyadhika ke-69 di halaman Kanwil Kemenkum dan HAM Kaltim. (norjaya/humasprov)

 

Berita Terkait