Wagub Ajak Lestarikan Keanekaragaman Hayati

 

Pameran Keanekaragaman Hayati Indonesia 2015

BALIKPAPAN- Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk melestarikan keanekaragaman hayati dalam rangka mendukung potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di daerah ini.

Kaltim merupakan salah satu daerah yang memiliki wilayah yang sangat luas dan dianugerahi Tuhan dengan potensi SDA yang sangat besar, sehingga sebagai masyarakat di daerah patut melestarikan keanekaragaman hayati.

“Melalui pameran keanekaragaman hayati konservasi dan pelestarian lingkungan hidup atau pameran Indonesia biodiversity and conservation expo 2015 diharapkan masyarakat kita, khususnya generasi muda dapat memahami pentingnya melestarikan keanekaragaman hayati di daerah secara berkesinambungan,” kata Mukmin Faisyal usai membuka pameran keanekaragaman hayati Indonesia 2015 di Gedung Dome Balikpapan, Kamis (21/5).

Menurut dia, Pemprov Kaltim menyambut baik pameran dan ekspo tersebut, diharapkan kegiatan tersebut mendapat dukungan serta sambutan yang antusias dari seluruh lapisan masyarakat. Apalagi, Kaltim merupakan salah satu daerah yang memiliki wilayah yang sangat luas dan dianugerahi dengan potensi SDA yang sangat besar. Sehingga wajar, jika pelestarian keanekargaman hayati wajib dilakukan setiap masyarakat.

”Sepantasnyalah kita bersyukur karena di dalam daratan berhutan, perairan sungai, danau dan laut banyak tersimpan makhluk hidup, baik flora atau tumbuhan maupun fauna atau binatang yang menyatu dalam suatu lingkungan atau ekosistem, sehingga harus dilestarikan,” jelasnya.

Menurut dia, potensi biodiversity atau keragaman hayati itu penting dan sangat berarti bagi masyarakat. Keragaman hayati harus dijaga dan dilestarikan karena akan dapat menjadi sumber ilmu pengetahuan dan teknologi, sumber inspirasi pengembangan obat-obatan tradisional, penelitian mengenai rahasia lingkungan dan akan menjadi penunjang utama dalam kelangsungan hidup umat manusia pada umumnya.

Keragaman hayati yang tersebar di bumi Kaltim, adalah ilmu pengetahuan dan saksi sejarah dari masa ke masa. Misal, dengan potensi keragaman hayati, antara lain tentang hutan, kayu, tumbuh-tumbuhan, flora dan fauna serta lingkungan hidup pada umumnya.

”Pada prinsipnya, keragaman hayati dan segala isinya, di samping dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan hajat hidup manusia, juga harus dijaga dan dilestarikan,” jelasnya.

Mukmin berharap melalui pameran tersebut dapat menampilkan kegiatan investasi, pariwisata dan perdagangan, sehingga masyarakat mengetahui potensi yang dimiliki daerah. ”Semoga kegiatan ini juga dapat dilaksanakan di Samarinda. Ibukota Provinsi Kaltim, karena Samarinda memiliki gedung repersentatif yakni di Convention Hall,” jelasnya.

Direktur PT Visi Sinergi Antarnusa Jabalnur mengatakan kegiatan tersebut didukung sejumlah dinas dan instansi serta perusahaan di Indonesia, khususnya di Kaltim. Selain pameran keragaman hayati, juga dilaksanakan Balikpapan Investment, Tourism and Trade Expo 2015 (BITTRA EXPO 2015) yang menampilkan kegiatan investasi, pariwisata dan perdagangan, serta berbagai kontes hewan, ikan dan burung tingkat Nasional.

”Kegiatan ini dilaksanakan sejak 21-24 Mei 2015. Pelaksanaan ini dilaksanakan pertama kali di Surabaya tahun lalu dan tahun selanjutnya di Yogyakarta. Maksud dan tujuan pameran dan ekspo ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya melestarikan keanekaragaman hayati di daerah. Artinya, dengan melestarikan keragaman hayati, maka masyarakat juga turut serta melestarikan bumi ini,” jelasnya.(jay/hmsprov)

//Foto: Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menyantap buah lai saat meninjau stan pameran Indonesia Biodiversity and Conservation Expo (IBEX) 201. (jaya/humasprov kaltim).

 
Berita Terkait
Government Public Relation