Kalimantan Timur
Wagub Bantah Ada Bisnis Covid

Wagub Hadi Mulyadi

SAMARINDA - Penanganan kasus wabah Covid-19 sudah menjadi tanggung jawab semua pihak terutama tim medis yang ditetapkan manajemen rumah sakit.

 

Tugas mulia yang mereka tunaikan semestinya tidak dianggap sebagai bisnis, seperti isu yang menyebutkan ada bisnis dalam penanganan Covid-19 di banyak  rumah sakit.

 

"Jadi, saya yang langsung klarifikasi soal isu tersebut.  Bila ada yang menyebut bisnis penanganan Covid, itu semua tidak benar. Bahkan, petugas tersebut bekerja tanpa pamrih mengorbankan jiwa dan raga mereka," kata Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi kepada Tim Publikasi Biro Humas Setprov Kaltim, Sabtu (10/10/2020).

 

Untuk mengetahui hal itu, Hadi mengaku setiap saat berkomunikasi dengan pihak rumah sakit terkhusus rumah sakit umum daerah. Dia menyangkal isu bisnis yang dimainkan sejumlah rumah sakit terkait data korban Covid-19. 

 

Para petugas sesungguhnya juga was-was dengan wabah ini. Tapi, karena tugas negara, maka kewajiban ini tetap dilaksanakan. "Mereka sempat curhat kepada saya. Sudah bekerja dengan tulus, difitnah lagi sebagai bisnis. Risiko sangat besar. Bahkan, suami sepupu saya meninggal karena menjalankan tugas ini,” jelasnya. 

 

Menurut Hadi, para petugas bekerja sesuai standar penanganan Covid, sehingga tidak ada niat mereka sedikit pun untuk melakukan bisnis di tengah wabah yang melanda masyarakat. (jay/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait