Wagub : FKUB Harus Tetap Kompak Jaga Kebersamaan

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menerima pengurus FKUB Kaltim yang dipimpin Ketuanya H Asmuni Ali.(yuvita/humasprov)

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengakui  keberadaan Forum  Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kaltim sangat berperan membantu Pemerintah Provinsi Kaltim  menjaga kerukunan dan keharmonisan antarumat beragama, sehingga tetap tercipta suasana yang harmonis dan kondusif. 

"Pertemuan dan silaturahmi rutin seperti  ini, tentu sangat positif, koordinasi dan masukan yang disampaikan sangat mambantu menjaga persatuan dan kesatuan,  sehingga  Provinsi Kaltim  tetap dalam  kondisi yang  kondusif. Oleh karena itu  FKUB harus tetap kompak dalam menjaga keberagaman, " kata Hadi Mulyadi  saat  menerima  pengurus FKUB Kaltim yang dipimpin Ketuanya H Asmuni Ali di Ruang Rapat Wakil  Gubernur Kaltim, Kamis (15/11/2018).       

Masyarakat  Kaltim lanjut Hadi harus besyukur, karena di Kaltim tidak pernah terjadi kerusuhan besar seperti di provinsi lain di Tanah Air. Hal  itu tentu tidak lepas berkat  peran FKUB dalam menciptakan iklim yang kondusif, khususnya  dalam menjaga hubungan  harmomis antarumat beragama dengan baik.  

"Provinsi Kaltim bisa menjadi contoh dalam kebhinekaan, karena semua suku dan agama hidup damai dan toleran. Kaltim ibarat Indonesia mini. Maka dari itu FKUB adalah mitra pemerintah dalam menjaga keberagaman dan keselarasan sehingga tetap terjaga persatuan dan kesatuan," pesan Hadi.

Sebelumnya H Asmuni Ali memperkenalkan pengurus FKUB Provinsi Kaltim yang berjumlah 21 orang,  dengan komposisi 13 muslim, 3 kristen dan 2 katholik. Sementara perwakilan agama  Hindu, Budha dan  Konghucu masing-masing 1 orang. Komposisi tersebut sesuai dengan jumlah penduduk Kaltim. Pada pertemuan tersebut juga dipaparkan berbagai program  FKUB  Kaltim, baik yang akan dilaksanakan tahun 2018 maupun tahun 2019 mendatang. (mar/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait