Wagub Hadi Pimpin Upacara HUT Kubar, "Bangun Infrastruktur Hingga Pelosok"

Wagub Hadi Mulyadi dan Bupati FX Yapan pada upacara peringatan HUT ke-19 Kabupaten Kutai Barat. (andi/humasprov)

KUTAI BARAT - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi bertindak sebagai inspektur upacara memimpin apel bendera petingatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Kutai Barat. Upacara diikuti ratusan peserta terdiri ASN, pelajar dan mahasiswa, TNI dan Polri dan kegiatan dipusatkan di Alun-Alun "ITHO" Sendawar Barong Tongkok.

Wagub Hadi mengingatkan Kabupaten Kutai Barat merupakan daerah otonomi baru pemekaran dari Kabupaten Kutai yang saat ini mengalami kemajuan sangat pesat. 

Menurut dia, kemajuan dibuktikan dengan kondisi daerah yang terbangun fasilitas infrastruktur dasar masyarakat maupun infrastruktur berupa jalan dan jembatan termasuk aksesibilitas antarwilayah. "Bangun infrastruktur hingga ke pelosok. Utamakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat dan ekonomi kerakyatan," katanya, Senin (5/11).

Hadi meyakini optimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya alam yang berlimpah mampu mempercepat kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat Kubar.

Sementara itu Bupati Kubar FX Yapan berharap hari jadi Tanaa Purai Ngeriman menjadi momen rakyat Kubar bersatu padu dengan membangun semangat kebersamaan dan kerukunan. "Sehingga apa yang kita cita-citakan segera terwujud menuju hari esok yang lebih baik dari hari ini. Mari kita bersatu dan bersama-sama membangun negeri ini," ujarnya. 

Dia mengungkapkan apresiasi terhadap dukungan dan perhatian Pemprov Kaltim yang sangat besar sehingga pembangunan terus berlanjut bahkan semakin baik dan Kubar maju pesat. Hadir Wakil Bupati Edyanto Arkan dan putra mahkota Sultan Kesultanan Kutai Kartanegara Aji Pangeran Adipati Praboe Anom Surya Adiningrat, Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun dan Ketua DPRD Kubar Jackson Jhon Tawi, Sekretaris Daerah Kubar Yacob Tullur, jajaran FKPD dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kubar.

Tampak istri Wagub Kaltim  Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi dan istri Bupati Kubar Yayuk Sri Rahayu. Dirgahayu ke-19 atau Dahau 2018 bertema "Dengan Melestarikan Seni dan Budaya Wujud Cinta Indonesia di Kabupaten Kutai Barat". Dan sub tema "Dengan Budaya Sempekat dan Kerukunan Kita Menjaga Persatuan dan Persaudaraan di Tanaa Purai Ngeriman". (yans/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait