Wagub: Harus Menjadi Agen Pembangunan dan Perubahan

Pelantikan dan Pengukuhan Mabi dan Pimda Saka Pramuka Kaltim


SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy, yang juga selaku Wakil Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kaltim, melantik dan mengukuhkan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Daerah Satuan Karya (Saka) Pramuka Tingkat Provinsi Kaltim periode 2013-2016, di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (20/2).


Pelantikan dan pengukuhan tersebut ditandai dengan pengucapan Janji Pramuka Tri Satya yang dilanjutkan dengan penandatanganan naskah ikrar dan naskah pelantikan. Adapun delapan Saka Pramuka tingkat provinsi tersebut adalah Saka Bahari, Saka Bhayangkara, Saka Bakti Husada, Saka Dirgantara, Saka Kencana, Saka Taruna Bumi, Saka Wana Bakti dan Saka Wira Kartika.


“Semoga dengan pelantikan dan pengukuhan ini akan dapat mendorong Gerakan Pramuka di Kaltim lebih meningkatkan eksistensi dan kontribusinya dalam pembangunan, khususnya dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang baik sebagai calon pemimpin bangsa yang handal di masa depan,” harap Wagub.


Revitalisasi Gerakan Pramuka, menurut Farid, merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia termasuk di Kaltim, dimana tujuan pokoknya adalah untuk mengaktifkan kembali Gugus Depan (Gudep) sebagai ujung tombak Gerakan Pramuka, untuk menetapkan eksistensi, serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka.


“Keberadaan dan eksistensi Gerakan Pramuka harus semakin solid. Tingkatkan motivasi dan bakti kita untuk lebih memajukan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya mitra Pemerintah yang tangguh dalam mendidik dan membentuk karakter kaum muda melalui pendidikan kepramukaan, untuk Indonesia, dan untuk Kaltim yang lebih baik,” ajaknya.


Selain itu, lanjut dia, titik berat revitalisasi, juga harus meningkatkan kompetisi dan keterampilan khusus yang bermuara kepada kemandirian para anggota dalam memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan Gerakan Pramuka itu sendiri.


“Gerakan Pramuka juga harus mampu menciptakan nuansa baru, yaitu organisasi kepemudaan yang lebih baik dan berperan sebagai agen perubahan dan agen pembangunan (agent of change and agent of development),”


Gerakan Pramuka juga harus memfokuskan kepada pendidikan karakter yang berorientasi pada masa depan. Gerakan Pramuka juga harus menghasilkan output sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berkepribadian Indonesia yang unggul dan mampu memenangi kompetisi di tingkat global.


“Sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya baik formal maupun non-formal di dalam masyarakat, memiliki peran penting dalam merangsang calon pendidik yang mampu mengajarkan pembangunan karakter bangsa melalui Gerakan Pramuka,” ucapnya.


Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kaltim, HM Hatta Zainal, mengatakan pelantikan dan pengukuhan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Daerah Satuan Karya (Saka) Pramuka Tingkat Provinsi Kaltim masa periode 2013-2016 kali ini coraknya berbeda dengan daerah lain di Indonesia.


“Coraknya agak berbeda, karena keseluruhan Saka dibantu oleh SKPD terkait lingkup Pemprov Kaltim, dengan harapan semua Saka yang ada dapat lebih maju lagi,” katanya. (her/hmsprov).

////Foto : Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy, menyematkan tanda jabatan Mabi dan Pimda Saka Gerakan Pramuka Kaltim kepada Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Musyahrim dan sejumlah Pimpinan SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim.(fajar/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation