Kalimantan Timur
Wagub Kaltim Ingatkan Pentingnya Mitigasi

dok.humaskaltim

SAMARINDA - Belajar dari peristiwa dan kejadian bencana alam dan musibah banjir yang marak akhir-akhir ini di berbagai daerah di Indonesia.

 

Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Hadi Mulyadi menegaskan kejadian bencana itu menjadi pelajaran berharga yang sangat besar maknanya bagi pemerintah daerah.

 

Sebab, ada sebagian masyarakat Kaltim (Samarinda dan Balikpapan) yang sempat merasakan getaran ketika gempa mengguncang Mamuju Sulawesi Barat.

 

Karena itu diakuinya, Kalimantan Timur pun sebagai daerah yang dikategorikan wilayah bebas ancaman bencana, tidak menutup kemungkinan musibah bisa terjadi.

 

"Mitigasi bencana, ya kami selalu standby. Dan, pemerintah melalui BPBD  bersama TNI dan Polri juga selalu siap siaga," ungkap Hadi Mulyadi usai pelepasan bantuan misi kemanusiaan Buddhist Centre Kaltim (Pusdiklat dan Maha Vihara Sejahtera Maitreya) Jalan DI Panjaitan Samarinda, Kamis, (21/1/2021).

 

Mitigasi bencana di Kaltim bagi mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini, pemerintah sudah memiliki data dan informasi titik rawan bencana di Kaltim.

 

"Kita harus tetap waspada, bagaimana pun situasi dan kondisinya," tegas Hadi.

 

Panglima Komando Daerah Militer VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto menambahkan setiap wilayah di Kaltim, pihaknya selalu melakukan upaya untuk melaksanakan langkah-langkah mitigasi.

 

Termasuk mengindentifikasi permasalahan kemungkinan terjadi bencana guna menyiapkan langkah pencegahan dan penanggulangan.

 

"Mitigasi bencana sudah kita lakukan. Kami bersama-sama BPBD sudah melaksanakan penanganan di beberapa daerah bencana dan rawan bencana. Terpenting langkah-langkah antisipatif terus kita upayakan," ungkapnya.(yans/sdn/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait