Wagub: Kegiatan PKK Harus Mengacu Pada Program Pemda

Rakon TP-PKK se-Kaltim

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengingatkan agar sistem perencanaan dan kegiatan Gerakan PKK harus mengacu pada proses perencanaan program pembangunan pemerintah daerah.

Hal tersebut dikemukakan Mukmin Faisyal pada pembukaan Rapat Konsultasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) se-Kaltim di Pendopo Lamin Etam, Senin (13/10).

Menurut dia, perencanaan program dan kegiatan Gerakan PKK bersifat dari bawah dengan memperhatikan aspirasi yang harus disesuaikan dengan kebutuhan, potensi dan kearifan lokal.

“Peran TP-PKK melalui para kadernya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat sangat besar karena organisasi ini merupakan lembaga yang memiliki peranan strategis sekaligus mitra pemerintah dalam pembangunan,” ujar Mukmin Faisyal.

Tim Penggerak PKK selaku pengelola gerakan PKK sekaligus pendamping masyarakat harus selalu meningkatkan kapasitas kelembagaan PKK melalui kualitas program kegiatan, kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta peningkatan pembinaan.

Karenanya, TP-PKK harus berperan secara maksimal membantu pemerintah dalam bidang pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga sebagai bagian tidak terpisahkan dari pelaksanaan pembangunan dan kebijakan otonomi daerah.

Wagub berharap TP-PKK di semua tingkatan baik provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan mampu mengelola potensi dan sumber daya serta mampu menempatkan diri sebagai mitra pemerintah daerah dan lembaga terkait lain.

Terutama mampu menjabarkan serta mewujudkan peran dan fungsi TP-PKK sebagai penyuluh, motivator, fasilitator, perencana, pelaksana, penggerak pengendali, pembina dan pembimbing pemberdayaan kesejahteraan keluarga.

“Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga menjadi perhatian nasional. TP-PKK wajib menyikapinya melalui pengembangan berbagai kebijakan dan program aksi mendorong peningkatan kehidupan keluarga sesuai hak dan kewajiban,” harap Mukmin.

Sementara itu Wakil Ketua TP-PKK Kaltim Hj Ruzaimah Farid Wadjdy mengemukakan Rakon yang merupakan tindaklanjut Rakon PKK 2014 se-Indonesia pada  Agustus lalu di Jakarta.

“Pelaksanaan Rakon sebagai momentum ini sangat tepat dan strategis dalam upaya kami meningkatkan peran dan mensinergiskan kegiatan PKK dengan pemerintah dan masyarakat,” ujar Ruzaimah.

Rakon dilaksanakan tiga hari sejak 13 hingga 15 Oktober diikuti 105 peserta terdiri dari peserta kabupaten dan kota 70 orang (masing-masing daerah mengirimkan tujuh orang) serta provinsi 35 orang.(yans/es/hmsprov)

///FOTO : Wagub Mukmin Faisyal dan Asisten IV Setprov Kaltim Meiliana bersama anggota dan pengurus TP-PKK kabupaten dan kota se-Kaltim.(fajar/humasprov)

 

Berita Terkait