Wagub: Pembangunan Harus Terus Berlanjut

Peresmian Rumah Ibadah, Kantor Gabungan Dinas dan Gedung PLTD

TIDENG PALE- Wagub Kaltim H Farid Wadjdy berharap pembangunan yang dilakukan Pemkab Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara) perlu terus dilanjutkan. Pembangunan infrastruktur misalnya, dari waktu ke waktu perlu terus dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah dan tentunya demi percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semua ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam memberikan fasilitas dasar bagi masyarakat, terutama di Tana Tidung. Karena itu, saya berharap pembangunan ini dapat dilanjutkan dengan pembangunan di sektor-sektor lain. Misalnya sektor pertanian dan perkebunan,” kata Farid Wadjdy usai meresmikan Penggunaan Masjid Agung At Taqwa, Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII), Gedung Kantor Gabungan Dinas Pemkab dan Gedung Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Tana Tidung di Kecamatan Tideng Pale, Senin (8/7).
Farid berharap ada sinergitas yang dilakukan pemerintah kabupaten, sehingga masyarakat betul-betul merasakan manfaat dari pembangunan tersebut, terutama setelah daerah ini dimekarkan sebagai daerah otonomi baru (DOB).
Farid menilai Tana Tidung terus mengalami kemajuan pesat. Ini menunjukkan  pemekaran di Kaltim berhasil. “Selanjutnya, yang perlu dipertahankan adalah bagaimana pemerintah daerah bersama masyarakat membangun kebersamaan dan kemitraan agar pembangunan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” harap Farid.
Sementara itu, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman berharap pembangunan yang dilakukan Pemkab Tana Tidung terus mengalami peningkatan, baik infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM).  
“Saya melihat daerah ini banyak perubahan, dulu banyak hutan dan semak belukar hingga banyak binatang-binatang buas, tetapi sekarang telah terbuka dan infrastruktur jalan juga telah bagus. Saya yakin, dengan infrastruktur yang terbuka, akan terbuka pula kehidupan masyarakat di daerah ini,” kata Dicky.
Dicky berharap masyarakat Tana Tidung dapat menjaga martabat bangsa Indonesia. Artinya, prilaku tidak baik yang menjadi kebiasaan masyarakat seperti minum-minuman keras dan judi jangan dilakukan. Apalagi, dibangun masjid agung dan gereja diharapkan dapat mempersatukan umat beragama di daerah ini, sehingga masyarakat dapat membedakan prilaku yang baik dan tidak.
Sementara itu, Bupati Tana Tidung Undunsyah mengatakan pembangunan Masjid Agung At Taqwa berkapasitas 3.000 jamaah dengan luas lahan 4.200 meter persegi serta memiliki tiga lantai.
Pembangunan tersebut merupakan proyek multiyears dengan pembiayaan  Rp20,375 miliar.   Sedangkan GKII dibangun dengan biaya Rp6,530 miliar, sementara itu  Gedung Kantor Gabungan Dinas dibangun dengan biaya Rp5,424 miliar serta Pemkab Tana Tidung juga membangun Kantor Pemda dengan biaya Rp3,869  miliar.
“Saya berharap peresmian perkantoran baru dan rumah ibadah ini dapat menjadi momentum untuk lebih memantapkan semangat baru Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, sehingga peningkatan kinerja pemerintah senantiasa terus terbangun agar mampu melayani masyarakat dengan lebih baik,” jelasnya.   
Peresmian dilakukan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky W Usman bersama Wagub Kaltim H Farid Wadjdy dan Bupati Tana Tidung Undunsyah serta Wakil Ketua DPRD Tana Tidung H Inuch ditandai penekanan tombol sirine di hadapan ratusan warga Kecamatan Tideng Pale. (jay/hmsprov).

///Foto : Wagub Kaltim H Farid Wadjdy bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, Bupati Tana Tidung Undunsyah serta Wakil Ketua DPRD Tana Tidung H Inuch menekan tombol sirine peresmian penggunaan sejumlah bangunan.(norjaya/humasprov kaltim)
 

Berita Terkait