Wagub Tegaskan Jaringan Gas Kota Ringankan Beban Masyarakat

Rapat Evaluasi Proyek Strategis Nasional PSN (seno/humasprovkaltim)

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan sumber daya alam (SDA) Kaltim harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Tidak terkecuali potensi sumber daya gas alam di daerah. Sudah seharusnya manfaatnya dirasakan masyarakat melalui program nasional jaringan gas (Jargas) kota.

“Saya minta jajaran terkait untuk segera mewujudkan program nasional ini. Apalagi Kaltim sudah dapat kuotanya. Karena, jargas sambungan rumah tangga (SR) sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sebab mampu meringankan beban masyarakat yang selama ini menggunakan gas elpiji (tabung),” kata Hadi saat memimpin Rapat Evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN), di Ruang Rapat Tepian I Kantor Gubernur Kaltim, Senin (8/4/2019).

Menurut Hadi, potensi gas alam Kaltim harus dinikmati masyarakat Benua Etam. Tidak hanya untuk kebutuhan daerah luar. Program jargas kota ini sangat baik. Karena langsung dirasakan masyarakat melalui sambungan pipa ke rumah tangga.

“Lima kota mendapat kuota dari Kementerian ESDM untuk jargas kota. Harus dikawal dengan baik, sehingga realisasinya bisa sesuai target. Karena melalui program ini masyarakat bisa menghemat pengeluaran dan meringankan beban mereka,” jelas Hadi.

Lima kota menjadi prioritas pembangunan jargas kota. Diantaranya Samarinda, Balikpapan, Bontang, Penajam-PPU dan Tenggarong-Kutai Kartanegara.

Disebutkan, hingga Maret tahun ini jargas Kaltim yang telah dibangun mencapai 34.574 sambungan rumah tangga (SR). Terdiri Samarinda sebanyak 4.500 SR, Balikpapan 8.849 SR, Bontang 16.965 SR, Penajam PPU sekitar 4.260 SR. Sementara Kutai Kartanegara masih dalam tahap kajian dan perencanaan rekonstruksi.

Diungkapkan Kukar untuk daerah pesisir menjadi prioritas pembangunan jargas kota. Dengan alasan dekat dengan sumber gas alam. Yakni Kecamatan Marangkayu, Muara Badak, Anggana dan Samboja yang telah diusulkan. (her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation