Wagub Terima Forsa PTKH SMA/SMK

Wagub Hadi Mulyadi saat menerima para guru honor yang tergabung dalam Forsa PTKH SMA/SMK. (yuvita/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi menerima pengurus dan anggota Forum Sahabat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Honor (Forsa PTKH) Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (29/10).

Pada kesempatan itu, Wagub Hadi meyakinkan para pendidik dan tenaga kependidikan honor bahwa pemerintah akan memperbaiki sistem pemberian gaji ataupun insentif. "Untuk hal-hal yang menjadi kewenangan pusat, kami hanya menyampaikan. Jika kewenangan kabupaten dan kota, tentu kami akan mengimbau. Tapi kalau kewenangan provinsi maka kami harus mengambil tindakan," katanya.

Hadi mengakui permasalahan yang melingkupi dunia pendidikan terlalu komplek diantaranya  gaji atau insentif, fasilitas dan sarana pendidikan, sekolah maupun kualitas dan kapasitas guru.

Termasuk perbedaan perlakuan antara sekolah negeri dengan swasta seperti tenaga honor negeri diberi gaji atau insentif Rp1,2 juta sementara swasta ada hanya sekitar Rp300 ribu per bulan. "Kondisi dunia pendidikan kita memang memprihatinkan. Tapi percayalah kami secara perlahan terus berupaya memperbaiki bahkan merombak pola-pola yang dinilai tidak berpihak pada guru honor," ungkapnya.

Wagub meminta jajaran Forsa PTKH SMA/SMK tetap fokus mengajar serta melaksanakan tugas-tugas pokok sementara secara bertahap pemerintah akan melakukan kajian mendalam terkait dasar hukum baik terkait UU maupun aturan yang berlaku.

Sementara itu Ketua Forsa PTKH SMA/SMK Kaltim Abdul Somad menyebutkan anggotanya mencapai 4.994 orang, dimana sekitar 3.737 orang mendapat surat perintah kontrak dari Disdikbud sedangkan 1.256 orang hanya mengantongi SK kepala sekolah. Hadir jajaran pengurus dan anggota Forsa PTKH Kabupaten dan Kota se-Kaltim. (yans/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait