Waktu Lelang 50 Hari, Pendaftaran 18 Hari

* Lelang Jabatan Terbuka Periode II

 

SAMARINDA–Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim kembali membuka pendaftaran untuk pengisian jabatan struktural yang lowong secara terbuka tahap II. Proses pendaftaran untuk seleksi administrasi dimulai pada 2-20 Mei 2013.

Menurut Kepala BKD Kaltim, HM Yadi Robyan Noor, sebagaimana yang telah disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, pengisian jabatan secara terbuka periode pertama adalah suatu terobosan luar biasa di Kaltim.

Hal itu merupakan bagian dari aktualisasi kongkrit Pemprov Kaltim dalam penerapan Zona Intergitas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK). “Komitmen Gubernur dilanjutkan kembali untuk melakukan pengisian jabatan struktural yang lowong secara terbuka periode kedua. Ada 61 jabatan eselon II, III dan IV yang lowong untuk periode April-Juli di lingkungan Pemprov Kaltim,” ujar Roby didampingi Sekretaris BKD Nina Dewi, Rabu (8/5).

Roby menjelaskan untuk periode kedua, waktu lelang jabatan hanya 50 hari. Karena sesuai pesan Gubernur, jika ada jabatan lowong, tidak boleh berlarut begitu lama, harus segera diisi sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagai mestinya.  Untuk itu, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin melamar diharapkan agar mempersiapkan diri, karena mereka yang terbaik harus memenuhi syarat dan memiliki kompetensi sesuai jabatan yang dilamar.

Sementara itu bagi mereka yang sudah pernah mendaftar pada periode pertama tidak perlu lagi melampirkan berkas kelengkapannya. Kecuali, sambung dia, berkas berupa lamaran untuk posisi/jabatan yang dilamar, karya tulis dan ijin dari atasan langsung.

“Dalam jangka waktu 50 hari semua sudah bisa diselesaikan, bahkan waktu pelantikannya pun sudah diatur dengan baik,” jelasnya.

Diungkapkan, seperti periode pertama pada proses pendaftaran dilakukan seleksi administrasi oleh tim seleksi. Pada seleksi administrasi akan dinilai, yaitu untuk riwayat kepangkatan, jabatan, pendidikan baik formal maupun teknis. Setiap pelamar juga harus memenuhi syarat normatif, yakni diutamakan S2, bisa S1 tapi pelamar harus pernah menangani bidang atau bagiannya di beberapa instansi.

Demikian juga untuk persyaratan kompetensi, knowledge, skill (ragam macam kursus yang berhubungan dengan jabatan yang dilamar) dan attitude yang mempunyai bobot penilaian paling tinggi. Sebagai contoh, ujar Roby, untuk jabatan Kasubbag Keuangan, pelamar minimal golongan IIIC sebagai syarat jabatan, diprioritaskan bagi mereka yang pernah menangani masalah keuangan, mengikuti diklat maupun manajemen teknis keuangan, diklat fungsional keuangan seperti bendaharawan dan lainnya.

Selain itu, pelamar yang lolos seleksi administrasi harus membuat karya tulis dan mempresentasikannya didepan penguji. Juga dilakukan penilaian untuk wawasan yang berhubungan dengan visi dan misi Kaltim, instansi dan pribadi.

Setelah itu, mereka yang lolos juga harus mengikuti fit and proper test, serta assesment test, yakni tes psikometri untuk eselon IV, Quasi Assessment Program (QAP) bagi eselon III dan assesment centre bagi eselon II. Dari assesment test tersebut, setiap pejabat diharapkan memiliki personality, interpersonal dan managerial leadership.

“Untuk lebih lengkapnya, bagi calon pelamar yang ingin mengikuti pengisian jabatan struktural lowong secara terbuka periode kedua bisa melihat langsung persyaratan yang harus dipenuhi melalui website BKD Kaltim, yakni www.kaltimbkd.info. Sehingga bagi mereka yang berminat dan jika sudah berkompetisi tidak lagi melakukan protes dan sebagainya,” katanya.

Roby mengatakan sistem lelang secara terbuka ini baru berjalan di Kaltim, tetapi kalau tidak diperoleh hasil yang signifikan terhadap pejabat yang telah dilantik, maka bisa saja itu dievaluasi. Evaluasi dijalankan jika pejabat yang bersangkutan tidak mampu melaksanakan kontrak kinerja yang telah ditandatangani dalam kurun waktu 100 hari.

“Bukan prestise, tapi bagaimana dia bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab. Gubernur tak akan ragu untuk mencopot jabatannya, jadi jangan mentang-mentang dia dipilih dan menang. Tapi yakinlah memang orang yang dipilih ini adalah orang yang benar-benar memiliki kemampuan dan kapabilitas untuk jabatannya,” pungkasnya. (her/hmsprov)

Foto : HM Yadi Robyan Noor

Berita Terkait