Warga Bijak Tidak Golput

 

SAMARINDA – Tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada)   Gubenur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim dan Pilbup PPU  saat ini sedang berlangsung. Tahapannya sudah memasuki debat pasangan calon. Masyarakat Kaltim diharapkan  berpartisipasi menyukseskan pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun sekali dengan menggunakan hak pilih pada 27 Juni 2018.

 

Seruan untuk tidak golput tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Kaltim HM Yadi Robyan Noor saat membuka Training Excellent Service di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam Kaltim, yang digelar di Aula Behempas RSJD Atma Husada Mahakam, Selasa (24/4). 

 

Yadi Robyan Noor  mewakili gubernur Kaltim mengharapkan jajaran RSJD Atma Husada Mahakam memiliki kepedulian untuk memilih pemimpin Kaltim yang terbaik  untuk lima tahun ke depan, dengan sukarela dan sesuai dengan hati nurani masing-masing. "Tolong sosialisasikan kepada keluarga, tetangga  bahwa Pilgub Kaltim diikuti oleh empat pasang calon. Pencoblosan dilakukan 27 Juni mendatang. Kita akan memilih pemimpin Kaltim yang baru. Mari gunakan hak pilih sesuai hati nurani dan jangan golput," pinta Roby.

 

Selain itu, Roby mengajak warga Kaltim berpikir dewasa dalam menyikapi survei yang berkembang. Tidak emosional  menanggapi setiap isu dan tetap tenang. "Jadilah  pemilih yang cerdas dengan menggunakan hak pilih dengan memilih  salah satu pasangan calon. Lihat sejarahnya, visi misinya, lihat juga rekam jejak masing-masing. Selanjutnya pilihlah sesuai hati nurani masing-masing," papar Roby.   

 

Roby juga  mengharapkan  pelaksanaan Pilgub Kaltim maupun Pilbup PPU dapat terlaksana dengan sukses dan benar-benar merupakan ajang pesta demokrasi, yaitu Pemilu yang dilaksanakan secara jujur dan adil dengan menegakkan asas langsung, umum, bebas dan rahasia. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait