Warga Kaltara Tidak Golput

SAMARINDA - Jumlah Golput (warga yang tidak memilih) di daerah otonom baru Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sebelumnya diperkirakan tinggi. Masyarakat Kaltara disebut-sebut tidak akan lagi menggunakan hak pilihnya karena saat ini sudah berpisah dengan provinsi induk, Kaltim.
Pj Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengatakan bahwa masyarakat Kaltara telah membuktikan bahwa isu-isu itu tidak benar. Partisipasi masyarakat Kaltara bahkan jauh lebih tinggi dibanding warga Kaltim.
“Kami bekerja secara diam-diam, tanpa publikasi. Yang kami lakukan adalah mendulukan  bukti, bahwa rakyat Kaltara memiliki kesadaran tinggi untuk tetap memilih pada Pemilukada kali ini,” kata Irianto.
Kiat-kiat yang dilakukannya adalah dengan melakukan sosialisasi ke kampus-kampus dan organisasi kepemudaan serta berdiskusi secara informal dengan para tokoh masyarakat Kaltara. Irianto juga menyebutkan, sukses partisipasi pemilih ini juga berkat dukungan para pejabat di Pemprov Kaltara.
Selanjutnya, kepada siapa pun gubernur terpilih, Irianto berharap agar kelanjutan  pembiayaan pembangunan di Kaltara tetap diperhatikan, sebagi bentuk dukungan terhadap keberhasilan pembangunan daerah otonomi baru. (sul/hmsprov).

///FOTO : Irianto Lambrie
 

Berita Terkait