Warga Kaltim Diharapkan Tidak Antre BBM

SAMARINDA - Ketua Pansus VI DPRD Jawa Barat HM Achdar Sudradjat berharap warga Kaltim ke depan tidak mengantri lagi untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM). Karena, Kaltim merupakan daerah penghasil kekayaan alam yang berlimpah, terutama minyak dan gas.
Menurut dia, kuota BBM diharapkan terus ditingkatkan setiap tahun, seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Meski begitu, pengawasan dari pemerintah dan pertamina juga harus dilakukan, sehingga masyarakat tidak lagi mengantre BBM di daerah ini.
“Kaltim merupakan salah satu daerah yang memiliki sumber minyak terbesar di Indonesia, jadi kami berharap kalau masalah Bahan Bakar Minyak warga Kaltim tidak mengantri lagi. Mudah-mudahan pemerintah pusat dapat memperhatikan ini,” kata Achdar Sudradjat usai kunjungan kerja ke Pemprov Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (25/11).
Menurut dia, Kaltim memiliki kekayaan alam yang besar. Bahkan, pengelolaan migas juga sudah baik yang dilakukan Perusda di Kaltim. Karena itu, diharapkan ke depan warga Kaltim dapat menerima hasil yang baik dari kekayaan alam yang dimiliki.
Belum lama ini Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyatakan kelangkaan BBM di daerah yang kaya SDA minyak dan gas bumi ini. Gubernur siap mendukung penghematan energi yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Namun, jatah BBM yang sudah diajukan Pemprov Kaltim bersama tiga gubernur di Kalimantan bisa dipenuhi, termasuk persoalan kerusakan lingkungan yang juga menuntut perhatian pusat sebagai akibat aktivitas pertambangan.(jay/hmsprov)
 

Berita Terkait