Waspadai Cuaca Ekstrim di Bulan Ramadhan

SAMARINDA - Dinas Kesehatan Kaltim  meminta masyarakat,   khususnya yang menjalankan ibadah puasa berhati-hati terhadap serangan penyakit yang mungkin terjadi, karena kondisi cuaca  yang ekstrim, yaitu memasuki musim pancaroba.  
''Saya imbau kepada masyarakat agar menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Harus banyak istirahat dan menyatap makanan yang sehat dan berimbang,'' kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, dr Achlia Dahlan, Senin (15/7).  
Dijelaskan, cuaca ekstrim selama memasuki Ramadhan, rentan membuat masyarakat terkena infeksi saluran pernafasan atas (Ispa). Karena itu masyarakat perlu menghindari debu dan segala bentuk polusi udara misalnya pada perbaikan jalan dengan mengunakan masker atau penutup mulut.   
"Lebih baik menggunakan masker saat bepergian bisa menjadi solusi tepat agar terhindar menghirup udara kotor akibat poluisi udara," jelasnya.  
Pada Bulan Ramadhan ini. masyarakat diimbau agar  berhati-hati dalam dalam menyiapkan menu makanan saat berbuka dan sahur. Proses memasak makanan harus dilakukan sebaik mungkin dan hindari makanan yang dihangatkan berulangkali.
Sebab selama puasa, acapkali masyarakat menyimpan makanan yang tidak habis santap untuk disantap pada hari berikutnya, proses menghangatkan atau menyimpan yang tidak baik akan membuat makanan tidak layak santap dan pada akhirnya bisa mengandung racun atau penyebab sakit.  
“Kami juga sudah mengimbau seluruh dinas kesehatan kabupaten/kota agar ikut mengawasi, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya keracunan makanan atau muntaber yang mengakibatkan Kejadian Luar Biasa (KLB)," ujarnya.
Kemungkinan beberapa penyakit yang bisa diderita dalam bulan ini,  antara lain diare, kelainan lambung dan infeksi saluran pernapasan atas (Ispa).   
"Hindari makanan yang terlalu berminyak agar tenggorokan tidak sakit, juga makanan yang rasanya terlalu pedas dan terlalu asam,” ujarnya. (sar/hmsprov).
 

Berita Terkait