Wina: Trimakasih Pemprov Kaltim

Mahasiswa ISBI di Yogjakarta Merasa Tidak Ada Masalah

SAMARINDA - Sejumlah mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) asal Kaltim yang sementara ini dititipkan sekolah di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogjakarta menyatakan sangat menikmati belajar di sekolah tersebut dan tidak merasa dianaktirikan maupun hal-hal lain yang dapat mengganggu proses belajar mengajar .
Bahkan sejumlah mahasiswa yang berasal dari 14 kabupaten/kota di Kaltim itu, merasa bersyukur, mendapat kesempatan belajar di sekolah seni terkemuka di Indonesia ini.
"Sampai kini, kami merasa tenang dan sangat menikmati sekolah di ISI Yogjakarta, bahkan sangat beruntung bisa sekolah di perguruan tinggi ini. Kami juga berterimakasih pada Pemprov Kaltim yang telah memberikan beasiswa kepada kami," kata Ketua Ikatan Mahasiswa ISBI Kaltim, Wina Laula yang dihubungi via telepon kemarin.
Dia mengatakan semua mahasiswa Kaltim dapat belajar dengan wajar bersama mahasiwa dari daerah lain di ISI Yogjakarta, sehingga tidak ada diskriminasi. Demikian juga halnya dengan kemampuan akademis juga bisa mengimbangi mahsiswa lainnya, karena sebelum masuk ke ISI,  lebih dulu menjalani seleksi.
Bahkan, menurut Wina, Pemprov Kaltim tercatat sebagai salah satu daerah yang mampu memberikan beasiswa terbanyak untuk sekolah di ISI Yogjakarta. Selain  memberikan biaya sekolah juga biaya hidup, sehingga para mahasiswa bisa belajar lebih baik.
"Tidak mudah untuk masuk ke sekolah ini, karena kita semua harus menjalani proses seleksi. Kita semua bersyukur atas perhatian Pemprov Kaltim yang selama ini terus memberikan perhatian dan kesempatan serta pembiyaan penuh, sehingga kita dapat belajar dan menimba pengalaman tentang pengetahuan seni di luar daerah," demikian Wina Laula.(santos/hmsprov)

///Foto : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat melepas sejumlah mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) dan Institut Teknik Kalimantan (ITK) asal Kaltim angkatan ke-2, yang akan mengikuti pendidikan di ISI Yogjakarta dan ITS Surabaya beberapa waktu lalu.(johan/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation