Wisata Kuliner Nilai Tambah PPI Selili

Gubernur Awang Faroek Ishak saat meninjau penggunaan gedung pemasaran ikan dan dermaga PPI Selili. (SYAIFUL/HUMASPROV)

 

SAMARINDA - Keberadaan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili Samarinda, selain  untuk mempercepat bongkar ikan dari kapal ke gedung pemasaran ikan juga membantu  percepatan pendistribusian ikan ke 10 pasar di Kota Samarinda termasuk kabupaten sekitarnya. 

 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Ir Nursigit mengatakan PPI Selili dapat dijadikan sebagai titik singgah  dalam mendukung pengembangan wisata Sungai Mahakam. Oleh karena itu di sekitar PPI akan segera dibangun wisata kuliner serba ikan  yang merupakan ikon wisata Kota Samarinda. "Kita akan segera bangun wisata kuliner sepanjang tepi Sungai Mahakam sebagai upaya mendukung pengembangan  wisata di Samarinda,"  kata Nursigit, Jumat lalu. 

 

Nursigit menyakini, wisata kuliner serba ikan di tepi Sungai Mahakam akan terealisasi karena didukung oleh cold storage (penyimpangan es batu), sehingga ikan tersedia banyak dan masih segar. "Setelah gedung pemasaran ikan laut, nantinya juga akan dibangun gedung pemasaran ikan air tawar. Kemudian pembangunan jalan komplek sekitar PPI berupa rigid pavement, serta tempat parkir," ujarnya. Bukan saja di tepi Sungai Mahakam, lanjut Nursingit pada lantai dua gedung pemasaran ikan di PPI Selili yang telah diresmikan,  nantinya juga akan disiapkan  untuk pelaku usaha mikro berupa kuliner serba ikan.

 

Dikatakan,  para pengunjung PPI bisa berbelanja ikan segar termasuk mencicipi kuliner serba ikan yang ada di lantai dua gedung pemasaran ikan. Jadi selain sebagai sarana  bongkar muat ikan dari kapal ke pangkalan,  lokasi ini juga akan menjadi pengembangan ekonomi kerakyatan melalui wisata kuliner. "Dengan diversifikasi berbagai usaha, diharapkan PPI Selili juga bisa menjadi tujuan wisata, termasuk wisata sungai dan pengembangan wisata kuliner dengan menu serba ikan melalui UKM. Inilah nilai tambah PPI Selili," papar  Nursigit. (mar/sul/humasprov).

Berita Terkait