Wujudkan Kesehatan Masyarakat dengan Tenaga Kesehatan Berkualitas


 

SAMARINDA - Visi pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat hingga memiliki derajat kesehatan yang optimal merupakan persyarat utama keberhasilan pembangunan kesehatan.  

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kaltim  Asap Diolo mewakili   Kepala Dinas  Keasehatan  Kaltim pada acara Ucap Janji dan Pemasangan Atribut (Caping Day) Mahasiswa Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda Angkatan XI Tahun Akademik 2016/2017 di Hotel Midtown Samarinda, Rabu (25/1),  mengatakan pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang pada hakekatnya bertujuan untuk meningkatakan kualitas sumber daya manusia.

"Salah satu strategi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Kaltim adalah dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkuliatas," kata Asap Diolo. 

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat bisa tercapai apabila di setiap strata pelayanan kesehatan tersedia SDM kesehatan yang berkualitas, profesional dan memiliki integritas yang tinggi.

Profesionalisme tenaga kesehatan ditunjukkan dari prilaku  pelayanan kesehatan berdasarkan standar pelayanan yang mandiri, bertanggungjawab serta mengembangkan kemampuan sesuai dengan kemajuan ilmu penegetahuan  dan teknologi.

"Untuk mendapatkan tenaga kesehatan yang bermutu sesuai dengan kebutuhan program dilakukan melalui pendidikan tenaga kesehatan antara lain melalui penyelenggaraan program pendidikan di Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda ini," ujarnya.

Sementara Direktur Akbid Bunga Husada Samarinda Hj Siti Noor Chasanah mengatakan capping day  merupakan langkah awal untuk menciptakan tenaga perawat yang profesional. Untuk itu hendaknya seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. 

Ditambahkan, sebanyak 50 mahasiswi Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda Angkatan XI tahun akademik 2016/2017 mengikuti proses pemasangan atribut. Para mahasiswi Akbid Bunga Husada ini dipersiapkan untuk memberi pelayanan langsung kepada pasien di lahan praktek. 

"Oleh karena itu, diharapkan setiap mahasiswi kebidanan hendaknya memiliki jiwa penolong dalam memberikan pelayanan kepada orang lain dan harus benar-benar dilaksanakan dengan sepenuh hati," pesan Siti Noor Chasanah. (mar/sul/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation