Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Merata di Kaltim

Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Merata di Kaltim

 

SAMARINDA–Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan Pemprov Kaltim tidak pernah membedakan pembangunan di sektor pendidikan yang terdiri dari berbagai jenis, diantaranya pendidikan umum, kejuruan, akademik, profesi, vokasi, keagamaan dan khusus.

Hal itu berulang kali ditegaskan gubernur pada beberapa kesempatan pertemuan dengan masyarakat. Menurut dia, Pemprov Kaltim telah berkomitmen dalam meningkatkan kualitas dan memajukan dunia pendidikan di Kaltim. Sehingga, dalam implementasinya pemprov terus berupaya menyamaratakan pembangunan di semua jenis dan tingkatan pendidikan.

“Tidak ada perbedaan untuk semua jenis pendidikan di Kaltim. Semua akan kita bangun guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata,” jelas Awang Faroek saat penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dalam panti asuhan di Pendopo Lamin Etam, Selasa (22/7).

Untuk sektor pendidikan, ujar dia, Pemprov Kaltim sejak beberapa tahun lalu telah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD Kaltim. Berbagai program telah dilaksanakan, mulai dari beasiswa Kaltim Cemerlang, bantuan operasional sekolah daerah (Bosda), insentif guru, peningkatan kompetensi dan kualifikasi guru, serta sejumlah program lainnya.

“Dengan adanya beasiswa Kaltim Cemerlang, saya harapkan tidak ada lagi anak di Kaltim yang putus sekolah. Manfaatkan sebaik-baiknya program ini. Karena didalamnya juga ada beasiswa khusus yang diberikan bagi anak yang tidak mampu, keluarga veteran, beasiswa prestasi dan lainnya,’ ujarnya.

Demikian halnya untuk pendidikan keagamaan, yang dalam perkembangannya menunjukkan peningkatan baik dari jumlah sekolah dan pesantren, tenaga pengajar maupun kualitas pendidikannya. Untuk itu, Awang Faroek menyebut, pemprov bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim terus berupaya membenahi dan melengkapi sarana dan prasarana pendidikan keagamaan di Kaltim.

Salah satu upaya yang ditempuh adalah membangun Madrasah bertaraf internasional di Kaltim. Selain itu, Pemprov Kaltim juga terus mendukung pembangunan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Samarinda, dengan menghibahkan lahan. Bahkan kita juga membantu perjuangan STAIN Samarinda untuk meningkatkan statusnya menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN).

“Bagi anak-anak pesantren yang rangking 1-20 di sekolah otomatis akan dapat beasiswa, begitu juga anak-anak yang bersekolah di madrasah. Kita membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak Kaltim untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing. Jadi, manfaatkan peluang ini dengan baik,” pungkasnya. (her/sul/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation