Samarinda - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Timur merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Benua Etam. Secara umum, kondisi cuaca di Kalimantan Timur pada Jumat 27 Maret 2026 diprediksi akan bervariasi dari cerah hingga berawan tebal, namun masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan data BMKG, arah angin permukaan saat ini bertiup dari utara hingga timur dengan kecepatan rata-rata 10 hingga 20 km/jam. Suhu udara diprakirakan berada pada rentang 21–31°C dengan tingkat kelembapan udara mencapai 60 hingga 100 persen.
Prakirawan BMKG Kaltim, Fryska Abay, menjelaskan bahwa pada pagi hari, cuaca di hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur diperkirakan cerah berawan hingga berawan tebal.
Meski didominasi cuaca berawan, potensi hujan ringan diprediksi tetap terjadi di beberapa kabupaten/kota dimna Siang Hari: Potensi hujan ringan di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu, Malam Hari: Hujan ringan berpotensi meluas ke Berau, Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat, dan Mahakam Ulu dan Dini Hari: Intensitas hujan ringan diprediksi masih bertahan di Balikpapan, PPU, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.
“Dini hari menjelang pagi, potensi hujan ringan masih terjadi di Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu,” terang Fryska Abay dalam keterangan resminya.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada periode 27 hingga 30 Maret 2026, hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Timur berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
Dari sisi maritim, tinggi gelombang di perairan Kalimantan Timur secara umum berada pada kategori rendah, dengan ketinggian gelombang diperkirakan mencapai sekitar 1 meter.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta kebakaran hutan dan lahan.
Untuk memperoleh informasi cuaca yang lebih lengkap dan terkini, masyarakat dapat mengakses aplikasi resmi BMKG maupun kanal media sosial BMKG Kalimantan Timur. (Prb/ty)