Para Delegasi EBIFF mengunjungi Museum Kota Samarinda
Para Delegasi EBIFF mengunjungi Museum Kota Samarinda

Samarinda - Setelah bertandang ke Desa Budaya Pampang kemarin, kali ini Delegasi East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2024 mengunjungi Museum Kota Samarinda pada Minggu (29/7/2024).

Museum Kota Samarinda menyuguhkan koleksi dari beberapa suku berupa Replika Yupa, Potret Tempo Dulu Era 80 sampai 90an, serta ada juga kerajinan Tenun Khas Bugis yang sekarang menjadi khas Kota Samarinda.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur Ririn Sari Dewi turut serta mendampingi Para Delegasi EBIFF yang terlihat sangat terpukau dengan isi dari Museum Kota Samarinda.

Img 20240728 W A0060

“Dengan mengenalkan berbagai macam kebudayaan dan sejarah Kota Samarinda kepada mereka, ini akan menaikkan Branding Kebudayaan Indonesia dan Pariwisata yang ada di Kalimantan Timur tentunya," Kata Ririn.

Delegasi EBIFF terlihat sangat terpukau melihat koleksi-koleksi Museum dan antusias mereka dalam mendengarkan para pendamping menjelaskan sejarah Kota Samarinda. 

" Melalui para peserta EBIFF dan Media massa yang mereka bawa, kita bisa mendapatkan Value positif yang akan kita dapatkan kedepannya," Tambahnya.

Saat ditemui, staf pengelola Museum Kota Samarinda Dimas mengatakan bahwa pihak museum telah bersiap akan kedatangan para Delegasi EBIFF serta mereka telah menyiapkan 5 orang anggota untuk mendampingi para tamu berkeliling museum.

"Kami mengerahkan 5 orang anggota Museum hari ini untuk mendampingi para Delegasi EBIFF mengelilingi Museum Kota Samarinda,” Ujar nya.

Salah satu Delegasi EBIFF asal Negara Korea Selatan Kim Paik Kwang mengaku sangat senang bisa mengetahui beragam koleksi yang ada di Museum Kota Samarinda ini.

Img 20240728 W A0096

"Saya senang bisa belajar sejarah Samarinda, Saya juga menantikan Event atau Festival seperti ini di tahun depan, Please Invite Me Again!,” Ucap nya sambil tersenyum.

Dari arah lain, ada Delegasi EBIFF dari Polandia bernama Marcin yang sedang menunggu antrean untuk menyaksikan isi dari Museum Kota Samarinda, terlihat penuh rasa antusias dan sangat penasaran untuk segera memasuki Museum. 

Img 20240728 W A0086

"Ini moment pertama kalinya Saya ke museum Kota Samarinda , jadi Saya sangat tertarik untuk mempelajari sejarah kota Samarinda, dan bagaimana kota Samarinda itu mendapatkan namanya pertama kali, "ungkap Marcin

Rangkaian kegiatan EBIFF Tahun 2024 masih akan berlanjut hingga seremoni penutupan pada 30 Juli 2024 mendatang.(HMD/DFA)