Perkuat TPID, Heny Purwaningsih Tegaskan Komitmen Pemprov Kaltim Jaga Stabilitas Harga
TPID Provinsi Kaltim bersama TPID kabupaten dan kota telah melaksanakan high level meeting guna mengidentifikasi sejumlah komoditas yang perlu diantisipasi

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah sebagai upaya menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dilakukan hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh Kalimantan Timur.

Img 20251224 W A0030

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga kestabilan harga dan menjamin ketersediaan komoditas menjelang hari besar keagamaan dan periode libur.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur, Heni Purwaningsih, mengatakan pengendalian inflasi dilakukan dengan berpegang pada prinsip hukum suplai dan permintaan.

“Pada prinsipnya hukum suplai dan demand di dalam ekonomi, upaya itu terus kita lakukan. Kita memiliki tim pengendalian inflasi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Kalimantan Timur,” ujar Heni Purwaningsih Kepala DPPKUKM Kaltim saat ditemui Selasa (23/12/2025). 

Img 20251224 W A0033

Ia mengungkapkan, TPID Provinsi Kaltim bersama TPID kabupaten dan kota telah melaksanakan high level meeting guna mengidentifikasi sejumlah komoditas yang perlu diantisipasi. Pertemuan tersebut juga membahas langkah tindak lanjut untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok.

“Dalam pertemuan itu kami menyampaikan bahwa ada beberapa komoditas yang harus diantisipasi dan perlu dilakukan upaya lanjutan untuk stabilisasi harga dan stok,” jelasnya.

Menurut Heni, salah satu faktor penting dalam pembentukan harga selain suplai dan permintaan adalah kelancaran distribusi. Oleh karena itu, TPID Kaltim menaruh perhatian besar pada aspek distribusi barang.

Img 20251224 W A0032

“Kami memastikan distribusi berjalan lancar. Tim TPID Kaltim memastikan pasokan aman, kemudian harga kita upayakan untuk bisa distabilkan. Jika ada kecenderungan naik, kita upayakan agar tidak naik,” tegasnya.

Ia berharap,melalui penguatan koordinasi lintas daerah dan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pemprov Kaltim berharap stabilitas harga kebutuhan masyarakat dapat terjaga dan inflasi daerah tetap terkendali. (tp/pt)