Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur merilis Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi kinerja kepada publik.
Di bawah kepemimpinan Gubernur H. Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, Kaltim mencatat sejumlah capaian positif. Pertumbuhan ekonomi mencapai 4,53 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 79,39, serta PDRB per kapita menembus Rp 208,33 juta.
Selain itu, angka kemiskinan berada di level 5,17 persen, pengangguran 5,18 persen, dan ketimpangan pendapatan (gini ratio) 0,312.
Di sektor pelayanan dasar, capaian juga cukup menggembirakan. Partisipasi pendidikan usia 4–18 tahun mencapai 100 persen, sementara kemantapan jalan provinsi berada di angka 85,83 persen. Perlindungan kawasan rawan banjir pun mencapai 95,27 persen.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mencatat keberhasilan 100 persen dalam pemenuhan kebutuhan dasar bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, lanjut usia, anak terlantar, hingga korban bencana.
Dari sisi tata kelola keuangan, Pemprov Kaltim kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kali berturut-turut sejak 2014 hingga 2025.
Prestasi ini diperkuat dengan hasil evaluasi nasional, di mana Kaltim menempati peringkat ke-4 dari 38 provinsi dengan skor kinerja tinggi.
RLPPD 2025 diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di masa mendatang. (KRV/pt)